May 14, 2022 13:17 Asia/Jakarta
  • Negara-Negara Eropa Kecam Perluasan Pemukiman Zionis di Tepi Barat

Sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis dan Jerman menyatakan keprihatinan mendalam atas keputusan Israel untuk mengizinkan pembangunan lebih dari 4.000 rumah baru di Tepi Barat yang didudukinya.

Reuters melaporkan, Komisi Tinggi Perencanaan Rezim Zionis pada hari Kamis setuju untuk membangun 4.427 unit rumah baru.

Jerman, Belgia, Denmark, Spanyol, Finlandia, Prancis, Yunani, Irlandia, Italia, Luksemburg, Malta, Norwegia, Belanda dan Polandia dalam sebuah statemen bersama hari Jumat (13/5/2022) mengatakan bahwa pembangunan distrik baru Zionis merupakan hambatan lain untuk solusi dua negara yang saat ini mendekati titik kematian.

Negara-negara Eropa juga mengakui bahwa pemukiman Zionis merupakan pelanggaran yang jelas terhadap hukum internasional dan menghambat terwujudnya perdamaian yang adil, inklusif dan abadi.

Pada 23 Desember 2016, Dewan Keamanan PBB mengadopsi Resolusi 2334, yang menyerukan diakhirinya pembangunan distrik rezim Zionis di tanah Palestina.

Peace Now, sebuah organisasi anti-pemukiman Israel, mengatakan rezim Zionis telah menerima persetujuan akhir untuk pembangunan 2.700 unit rumah dan persetujuan awal untuk 1.600 lainnya.

Ini adalah proyek konstruksi terbesar sejak pelantikan Joe Biden sebagai presiden AS, yang sepenuhnya melanggar hukum internasional.

Sementara itu, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengutuk pembangunan unit konstruksi baru tersebut dan menyerukan perlawanan terhadap rencana pembangunan permukiman Zionis.(PH)

Tags