May 15, 2022 19:03 Asia/Jakarta
  • pemilu parlemen Lebanon 2022
    pemilu parlemen Lebanon 2022

Amerika Serikat dan Arab Saudi sejak sebelum dimulainya pemilu parlemen terbaru di Lebanon, sudah melancarkan serangan terhadap Hizbullah, akan tetapi sepertinya upaya itu gagal.

Dikutip stasiun televisi Al Mayadeen, Sabtu (14/5/2022), pemilu parlemen Lebanon kali ini berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya dilihat dari beberapa sisi, terutama dengan memperhatikan situasi khusus di negara ini, setelah resesi ekonomi tahun 2019.
 
Al Mayadeen menambahkan, AS dan sekutu-sekutunya berusaha menunjukan Hizbullah sebagai sebuah minoritas yang lemah dalam masalah pemerintahan, dengan maksud mengubah konstelasi politik Lebanon.
 
Di sisi lain partai-partai politik afiliasi AS dan Saudi menggunakan jaringan-jaringan televisi dan media Lebanon sebagai sarana propaganda untuk merusak citra Hizbullah, namun sepertinya tidak membuahkan hasil seperti yang diharapkan.
 
Pada saat yang sama, pemilu parlemen Lebanon bagi warga negara ini yang berada di luar negeri sudah dilaksanakan pada 8 Mei 2022 lalu, dan pembatasan-pembatasan yang diterapkan terhadap Hizbullah, ternyata tidak mampu mempengaruhi pemilu kali ini.
 
Salah satu perbedaan pemilu parlemen Lebanon sekarang dengan sebelumnya adalah munculnya sejumlah pemain baru, dan mundurnya Gerakan 14 Maret pimpinan Saad Al Hariri dari kontestasi pemilu kali ini.
 
Mundurnya Saad Al Hariri dari kontestasi pemilu parlemen Lebanon kali ini menyebabkan koalisi partai-partai politik pendukung Gerakan 14 Maret semakin lemah, dan di sisi lain meningkatkan peluang kemenangan aliansi Hizbullah. (HS)

Tags