May 25, 2022 12:20 Asia/Jakarta
  • Tokoh Irak: AS Pasok 85 Persen Senjata Teroris Daesh

Ketua Persatuan Cendekiawan Muslim Irak mengumumkan bahwa Amerika Serikat memasok 85 persen senjata untuk kelompok teroris Daesh.

Pada tahun 2017, setelah tiga tahun pertempuran, Irak mengumumkan kemenangan atas kelompok teroris Daesh, tetapi sisa-sisa milisinya  yang tersebar masih aktif di beberapa wilayah provinsi Diyala, Kirkuk, Nineveh, Al-Anbar dan Baghdad.

Jabbar al-Ma'mouri, Kepala Persatuan Cendekiawan Muslim Irak dalam sebuah laporan hari Rabu (25/5/2022) mengatakan, "Berbagai bukti menunjukkan bahwa Amerika bekerja untuk mengacaukan dan menciptakan ketidakamanan di Irak,".

"Stabilitas negara akan tercapai dengan penarikan semua pasukan Amerika dan elemen intelijennya dari Irak," ujar Al-Mammouri.

"Milisi teroris Daesh yang didanai oleh pihak asing melakukan pembantaian luas terhadap orang-orang tak bersalah di beberapa daerah, termasuk Diyala," tegasnya.

Sumber Irak kemarin melaporkan bahwa tujuh orang tewas dalam serangan teroris takfiri Daesh di desa al-Assi di distrik al-Rashad, wilayah selatan Kirkuk.

Teroris Takfiri juga menyerang sebuah daerah di Diyala, yang menewaskan dua orang dan melukai dua lainnya. Sementara itu, serangan Daesh di provinsi Nineveh menyebabkan satu orang tewas dan dua lainnya luka-luka.

Serangan yang dilancarkan milisi teroris Daesh meningkat dalam beberapa bulan terakhir di wilayah timur dan utara Irak. Banyak orang dan kelompok Irak mengaitkan peningkatan gerakan Daesh di Irak dengan rencana AS untuk melanjutkan kehadiran pendudukannya di negara Arab ini.(PH)

Tags