May 28, 2022 13:23 Asia/Jakarta
  • Imbangi Turki dan AS, Rusia Kirim Persenjataan Baru ke Utara Suriah

Rusia mengirim peralatan militer tambahan ke pangkalannya di bandara al-Qamishli di wilayah utara Suriah untuk memperkuat pasukan Suriah dalam menghadapi kelompok teroris yang didukung sejumlah negara.

Turki telah lama melanggar keutuhan wilayah Suriah dan Irak dengan dalih menumpas kelompok Kurdi di kedua negara ini.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan secara terang-terangan hari Jumat, menegaskan bahwa operasi militer Ankara di wilayah utara Suriah  berlanjut pada kedalaman 30 km.

Menanggapi langkah Turki ini, Rusia mengirim peralatan militer ke pasukannya di bandara al-Qamishli di wilayah utara Suriah.

Peralatan militer tambahan dikirim sebagai bagian dari rencana Rusia untuk memperkuat kehadiran militernya di timur laut Suriah.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov kepada Russia Today mengatakan bahwa pasukan Rusia akan tetap berada di Suriah, karena mereka hadir atas permintaan pemerintah yang sah dan sesuai dengan ketentuan Piagam PBB.

Menteri Luar Negeri Rusia menegaska, "Kami menjalankan misi yang ditetapkan oleh Dewan Keamanan PBB dalam Resolusi 2254 dan kami akan mematuhi garis ketentuan ini,".

Militer Turki berulang kali menyerang wilayah utara Suriah dengan dalih memerangi terorisme, dan menargetkan beberapa kota perbatasan dengan mortir dan roket,

Selain Turki, pasukan AS tetap bercokol di Suriah  untuk melindungi kelompok teroris Daesh yang masih tersisa di sejumlah daerah negara ini.(PH) 

 

Tags