May 28, 2022 19:43 Asia/Jakarta
  • Sheikh Ekrima Sa\'id Sabri
    Sheikh Ekrima Sa\'id Sabri

Khatib Masjid al-Aqsa, Sheikh Ekrima Sa'id Sabri dan ketua Dewan Ulama Palestina menyebut keputusan rezim Zionis menggelar pawai bendera sebagai langkah provokatif dan ia menekankan supaya mereka dicegah memasuki Masjid al-Aqsa.

Pawai Bendera setiap tahun digelar rezim Zonis di bulan Mei bertepatan dengan pendudukan sebagian al-Quds. Zionis mengklaim bahwa kota Qods secara penuh adalah ibu kota Israel, tapi rakyat Palestina menekankan bahwa kota ini ibu kota Palestina.

Rezim Zionis meski mendapat peringatan dari faksi muqawama, tapi tetap berencana menggelar Pawai Bendera hari Ahad (29/5/2022) di al-Quds pendudukan.

Menurut laporan Televisi AlJazeera, Sheikh Ekrima Sa'id Sabri mengatakan, rezim Zionis dengan pawai bendera ingin unjuk kekuatan, dan kabinet rezim ini meski lemah berusaha untuk merealisasikan tuntutan kelompok ekstrim.

"Para peserta pawai bendera melakukan pawainya dengan bernyanyi dan menari dengan bendera, serta meneriakkan slogan-slogan yang melukai perasaan bangsa Arab dan rakyat Palestina; Mereka mengatakan bahwa Quds milik Yahudi dan warga Palestina akan diusir dari kota ini," papar Sheikh Sabri.

Seraya menjelaskan bahwa peserta pawai bendera melakukan pawainya dengan bernyanyi dan menari dengan bendera, serta meneriakkan slogan-slogan yang melukai perasaan bangsa Arab dan rakyat Palestina, terkait statemen Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett yang mengatakan pawai bendera tidak akan melewati Masjid al-Aqsa, Sheikh Sabri mengungkapkan, pawai ini sebelumnya juga tidak memasuki Masjid al-Aqsa, dan kami tidak akan mengijinkannya.

Masih menurut sumber ini, polisi rezim Zionis menempatkan dua ribu personelnya di Quds timur untuk menjamin keamanan penyelenggaraan pawai ini.

Sementara itu, berbagai faksi muqawama Palestina sebelumnya di statemennya meminta warga Palestina di Quds, Tepi Barat dan wilayah pendudukan untuk berkumpul di kompleks Masjid al-Aqsa sejak hari Jumat dan membela tempat suci ini.

Faksi-faksi muqawama seraya mengumumkan mobilisasi massa, juga memperingatkan rezim Zionis untuk tidak melakukan kebodohan atau mengijinkan penyerangan ke Masjid al-Aqsa melalui pawai bendera. Faksi muqawama juga mengingatkan bahwa rencana ini seperti tong mesiu yang akan meledak dan membakar seluruh kawasan. (MF)

 

Tags