Jun 02, 2022 13:05 Asia/Jakarta
  • P-GCC Bikin Ulah Baru Tuding Iran

Para menteri luar negeri negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk Persia (P-GCC) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan tendensius mengenai Iran dan gerakan Ansarullah Yaman, yang ditanggapi secara tegas oleh Tehran.

Menteri luar negeri negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk Persia (P-GCC) Rabu (1//6/2022) malam mengeluarkan pernyataan yang menuduh Ansarullah Yaman menyebarkan terorisme, dan menekankan perlunya larangan senjata terhadap gerakan berbasis rakyat di Yaman itu.

Dewan Kerja Sama Teluk persia juga menegaskan kembali klaim lama terhadap Tehran, dengan menuduh Republik Islam menduduki pulau-pulau Uni Emirat Arab (UEA).

Di bagian lain dari pernyataannya, menteri luar negeri P-GCC juga menuduh Iran mendukung terorisme dan mengancam navigasin perairannya, serta mendesak Iran mengakhiri program misilnya.

Dewan Kerjasama Teluk juga menyerukan partisipasinya dalam pembicaraan nuklir dengan Iran dan meminta Tehran menekan gerakan Ansarullah Yaman.

Saeed Khatibzadeh, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menanggapi pernyataan Dewan Kerja Sama Teluk Persia mengenai tiga pulau Abu Mousa, Tonb Kecil dan Tonb Besar sebagai milik Iran, dan menentang keras setiap campur tangan dalam program nuklir dan misil Iran.

Khatibzadeh sebelumnya bereaksi terhadap pernyataan serupa yang disampaikan P-GCC terhadap Iran, dengan menekankan bahwa Dewan Kerja Sama Teluk Persia harus tahu permintaannya yang tidak dapat diterima, dan tuduhan palsu terhadap Republik Islam Iran bukanlah solusi untuk masalah kawasan dan negara-negara ini.

"Kawasan perlu mengubah paradigma dari ketergantungan terhadap kekuatan eksternal menjadi interaksi konstruktif di tingkat regional." tegas Khatibzadeh.(PH)

Tags