Jun 18, 2022 17:21 Asia/Jakarta
  • Serangan udara rezim Zionis Israel ke Damaskus, ibu kota Suriah.
    Serangan udara rezim Zionis Israel ke Damaskus, ibu kota Suriah.

Perkembangan di negara-negara Asia Barat pekan lalu diwarnai sejumlah isu penting seperti serangan udara rezim Zionis Israel ke Suriah.

Kementerian Transportasi Suriah mengatakan rezim Zionis menyerang infrastruktur bandara internasional di Damaskus dalam serangan terbaru.

Rezim Zionis Jumat dini hari melancarkan beberapa serangan udara dari bagian selatan Dataran Tinggi Golan ke selatan Damaskus yang dihadapi unit pertahanan udara tentara Suriah.

Kantor berita SANA Sabtu (11/6/2022) melaporkan, Kementerian Perhubungan Suriah mengeluarkan pernyataan pada hari Sabtu mengenai agresi militer rezim Zionis baru-baru ini di Bandara Internasional Damaskus.

Kementerian Transportasi Suriah dalam sebuah pernyataan mengatakan, "Semua penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Damaskus telah ditangguhkan, jadi tidak akan ada penerbangan ke dan dari Bandara Damaskus sampai pemberitahuan lebih lanjut,".

Kementerian Transportasi Suriah melaporkan hingga saat ini, bandara masih ditutup karena pihak berwenang tengah berupaya memperbaiki dampak serangan.

"Perusahaan negara dan penerbangan sipil masih terus bekerja untuk memperbaiki kerusakan besar di bandara," tegasnya Sabtu (11/6/2022).

Sistem pertahanan udara Suriah telah menanggapi serangan rudal rezim Zionis yang berhasil menembak jatuh sebagian besar rudal tersebut.

Yaman

PM Yaman: Saudi dan UEA Gunakan Yaman untuk Kepentingan AS dan Zionis

Perdana Menteri Yaman menyatakan bahwa Arab Saudi dan UEA menyalahgunakan pulau dan pantai Yaman untuk kepentingan Zionis, Amerika dan Inggris.

Pada Maret 2015, Arab Saudi melancarkan serangan besar-besaran terhadap Yaman dalam bentuk koalisi beberapa negara Arab, termasuk UEA, dengan bantuan dan lampu hijau Amerika Serikat.

Perang yang disulut koalisi agresor pimpinan Arab Saudi di Yaman telah menewaskan lebih dari 16.000 orang sejauh ini dan menyebabkan jutaan orang Yaman menghadapi krisis kelaparan yang parah. Bahkan, PBB dalam sebuah laporan menyebutnya sebagai bencana kemanusiaan terbesar di Yaman.

Televisi Al Masirah melaporkan, Perdana Menteri Yaman Abdel Aziz bin Habtour dalam pidatonya yang disampaikan Sabtu (11/6/2022) mengatakan, "Memburuknya situasi di provinsi-provinsi yang diduduki oleh dua negara agresor (Arab Saudi dan UEA) untuk melanjutkan pendekatan yang kacau dan destruktif,".

"Arab Saudi dan UEA, sebagai dua negara yang menduduki dan menginvasi Yaman, berusaha dengan segala cara untuk memperpanjang kehadiran mereka dalam menjarah kekayaan dan aset rakyat Yaman," tegasnya.

Perdana Menteri Yaman juga menekankan, "Dengan sejarah perjuangannya yang membanggakan melawan agresor dan penjajah, Yaman mampu menggulingkan penjajah baru dan mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorialnya,".

Perlawanan heroik rakyat bersama angkatan bersenjata Yaman serta operasi rudal dan drone khusus mereka menyebabkan koalisi Saudi gagal mencapai tujuannya dan terpaksa menerima gencatan senjata.

Brigade Al Qassam Pamerkan Unit Drone

Sayap militer gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas memamerkan foto-foto yang menunjukan unit pesawat tanpa awak mereka.

Seperti dikutip media Palestina, Minggu (12/6/2022), dalam foto-foto yang diunggah Brigade Ezzedine Al Qassam, diperlihatkan berbagai jenis drone kelompok perlawanan Palestina itu.

Para pengamat percaya drone-drone Brigade Al Qassam merupakan salah satu kemajuan militer kelompok perlawanan Palestina, yang akan semakin mempersulit Rezim Zionis Israel dalam pertempuran-pertempuran mendatang.

Brigade Ezzedine Al Qassam, untuk pertama kalinya pada tahun 2014 menggunakan drone-drone bunuh diri Ababil dalam perang yang dilancarkan Rezim Zionis ke Jalur Gaza.

Setelah itu, kelompok perlawanan Palestina ini mengabarkan produksi dan pembuatan drone-drone bunuh diri dari tipe Shehab.

Drone Shehab adalah salah satu drone terbaru yang diproduksi Brigade Al Qassam, dan sayap militer Hamas ini menggunakan drone tersebut dalam perang Pedang Al Quds.

Brigade Al Qassam dengan maksud untuk menciptakan pencegahan dalam melawan Rezim Zionis, tidak mengumumkan detail jarak tempuh dan kemampuan operasi drone-drone miliknya.

Oleh karena itu, pada manuver militer kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza, pada beberapa drone dan rudal, terlihat simbol tanda tanya.

Jenderal Israel: Kami Tak akan Menang di Perang-Perang Mendatang

Seorang jenderal Rezim Zionis menyoroti ketidakmampuan dan kelemahan militer rezim ini. Menurutnya, jika kondisi ini tidak diubah, maka Israel tidak akan menang dalam perang-perang mendatang.

Jenderal Yitzhak Brick, Minggu (12/6/2022) seperti dikutip Kanal 14 televisi Israel, memprotes kondisi unit-unit tempur dan kamp militer Rezim Zionis.

Ia menuturkan, "Perilaku dan kinerja para tentara Israel, tidak sesuai dengan tugas yang diembannya, dan mereka lalai dalam hal ini."

Jenderal Brick menambahkan, "Dalam kunjungan ke sejumlah kamp militer, saya menyaksikan dengan jelas kurangnya motivasi, keputusasaan, dan anggapan bahwa disiplin militer tidak penting, dan jika kondisi ini tidak diperbaiki, maka militer Israel tidak akan maju, dan tidak akan pernah menang dalam perang militer di masa depan."

"Masalah-masalah yang ada ini membuka kemungkinan tewasnya sejumlah banyak tentara Israel, jika mereka diterjunkan ke medan tempur di masa depan, dan pada saat yang sama, para komandan serta pejabat militer tidak memperhatikan masalah dan kekurangan yang ada," pungkasnya.

Bocor, Informasi Militer dan Keamanan Zionis Tersebar di Medsos

Media Rezim Zionis Israel mengabarkan bocornya informasi-informasi militer dan keamanan Israel, yang kemudian tersebar di media-media sosial.

Situs Times of Israel, Senin (13/6/2022) melaporkan, Angkatan Bersenjata Rezim Zionis, dan dinas keamanan internal Shin Bet mengumumkan, tiga tersangka penyebab bocor dan tersebarnya informasi-informasi militer dan keamanan Israel, di media sosial sudah ditangkap.

"Dua warga sipil dan seorang tentara ditangkap karena menyebarkan file di media sosial yang berisi informasi-informasi terkategorisasi," tambahnya.

Menurut media Israel, para tersangka ini saling bekerja sama untuk menyebarkan informasi-informasi tersebut demi mendapatkan ketenaran di media sosial, dan tidak berada di bawah tekanan dari mata-mata mana pun.

Baru-baru ini, Sabereen News mengabarkan serangan siber terbaru ke Rezim Zionis. Menurut kanal media sosial ini, kelompok hacker Sharp Boys mencuri situs pariwisata Rezim Zionis yang berisi banyak informasi termasuk informasi kartu ATM milik 200 orang.

Parlemen Suriah Ungkap Motif Agresi Militer Turki di Negaranya

Parlemen Suriah menilai kehadiran pasukan Turki dan usulan untuk membentuk zona aman di wilayah utara Suriah guna menggusur lebih banyak orang Suriah dari negaranya sendiri.

Tentara Turki menduduki bagian utara dan timur laut Suriah selama dua setengah tahun terakhir dengan dalih memerangi teroris.

Menurut kantor berita SANA, parlemen Suriah hari Senin (13/6/2022) mengkritik tindakan pemerintah Turki yang  menyerang negaranya, dan menilannya sebagai bentuk pendudukan.

Parlemen Suriah mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terus membuat pernyataan yang bertentangan dengan hukum dan norma internasional dalam masalah Suriah.

"Tujuan utama pendudukan ini untuk menghidupkan kembali ilusi yang disebut keamanan kawasan," kata pernyataan parlemen Suriah kemarin

"Turki, dengan aksi pendudukannya di Suriah, bermaksud untuk melancrkan gelombang baru pemindahan paksa penduduk di Suriah, sehingga mereka bisa mengubah struktur demografisnya dan menciptakan realitas baru yang mengancam perdamaian dan keamanan kawasan," tegasnya.

Pasukan Turki bersama tentara bayaran melancarkan serangan artileri dan roket di provinsi Aleppo selama beberapa hari terakhir.  Sebagai tanggapan atas aksi tersebut, tentara Suriah membom posisi teroris dukungan Ankara di sekitar kota Marea.

Hizbullah Lebanon: Para Pelaku Pembunuhan Ehden Harus Dihukum !

Gerakan Hizbullah Lebanon mengecam kasus pembunuhan Ehden, dan menekankan hukum untuk para pelakunya.

Kasus pembunuhan Ahdan terjadi pada 13 Juni 1978 yang dilakukan oleh kelompok Pasukan Lebanon di bawah komando Samir Geagea. Kelompok ini membunuh puluhan orang Lebanon, termasuk Tony Frangieh dan keluarganya.

Tapi putera Tony Frangieh, Suleiman Frangieh yang sat ini memimpin Partai Marada berhasil diselamatkan dalam insiden pembunuhan Ehden.

Televisi Al manar melaporkan, Hizbullah dalam pernyataan hari Senin (13/6/2022) mendesak supaya pelaku pembunuhan Ehden diadili.

"Hizbullah kembali menyampaikan belasungkawa kepada Suleiman Frangieh yang berkomitmen terhadap kebijakan politik nasional dan Arab dari keluarga terkemuka Lebanon yang percaya pada perlawanan menghadapi rezim Zionis danantek-anteknya di negara ini," kata pernyataan Hizbullah

"Kejahatan keji ini tidak akan dilupakan dan akan terus hidup dalam hati nurani orang-orang tertindas di Lebanon," tegasnya

Gerakan Hizbullah Lebanon menekankan hukuman yang setimpal bagi pelaku kejahatan Ehden sesuai prosedur hukum yang berlaku di negaranya.

Perlawanan Opsi Tunggal Hadapi Kejahatan Rezim Zionis

Kelompok-kelompok Palestina menyerukan perlawanan terhadap rezim Zionis dan menilainya sebagai hak bangsa Palestina.

Selama beberapa bulan terakhir, kejahatan tentara dan pemukim Zionis terhadap Palestina telah meningkat secara signifikan dalam berbagai dimensi yang menyebabkan puluhan warga Palestina gugur, dan ratusan lainnya terluka.

Kelompok-kelompok perlawanan Palestina dalam pertemuan yang diadakan di Gaza hari Senin (13/6/2022) menekankan kelanjutan perlawanan terhadap kejahatan rezim Zionis, dan mengumumkan dukungannya terhadap para tawanan Palestina yang mendekam di penjara-penjara rezim Zionis.

Tahanan Palestina Khalil Awadah setelah 102 hari mogok makan dan Raed Ryan, tahanan Palestina lainnya setelah 67 hari mogok makan di penjara Israel, saat ini berada dalam kondisi kritis.

Khalid Batash, anggota biro politik gerakan Jihad Islam Palestina kepada wartawan mengatakan bahwa rezim Zionis bertanggung jawab penuh atas kehidupan para tahanan Palestina yang melakukan mogok makan di penjara-penjara Israel.

Batash meminta organisasi hak asasi manusia untuk memenuhi tuntutan para tahanan Palestina guna mengakhiri penahanan administratif dan hak atas perawatan medis para tahanan.

Lebih dari 4.800 warga Palestina saat ini ditahan dalam kondisi yang mengerikan di penjara-penjara Israel, termasuk 170 anak-anak, 39 wanita dan puluhan orang lanjut usia.

Zionis akan Tempatkan Radar di Bahrain, Ini Reaksi Pemuda Revolusi

Gerakan Pendukung Pemuda Revolusi 14 Februari Bahrain mengecem penempatan sistem radar Rezim Zionis di negara itu, dan menyebut kehadiran militer Zionis di Bahrain adalah ancaman bagi keamanan kawasan Asia Barat.

Dewan Politik Gerakan Pendukung Pemuda Revolusi 14 Februari, Selasa (14/6/2022) mengumumkan, penempatan sistem radar Rezim Zionis dapat menjadi pemicu perang total dan destruktif di kawasan.

Dalam pernyataannya, Dewan Politik Gerakan Pendukung Pemuda Revolusi 14 Februari juga memperingatkan rezim Al Khalifa karena patuh pada kebijakan Rezim Zionis.

"Rezim Zionis harus tahu bahwa rakyat Bahrain, menolak tegas segala bentuk kehadiran militer, keamanan dan politik rezim itu di negaranya, dan akan melawan normalisasi hubungan dengan Rezim Zionis serta ancaman keamanan terhadap Bahrain, dengan seluruh instrumen legal," tegasnya.

Dewan Politik Gerakan Pendukung Pemuda Revolusi 14 Februari menilai penentuan masa depan Bahrain adalah hak rakyat negara ini.

"Partisipasi oposisi politik Bahrain, dalam proses politik negara ini sama sekali tidak ada karena kekuasaan tunggal yang diterapkan dengan strategi diskriminasi," pungkasnya.

Pesawat Zionis Terbang ke Riyadh

Pesawat rezim Zionis melakukan penerbangan ke Riyadh, Arab Saudi.

Jaringan media Israel, Kan melaporkan, sebuah pesawat 9H-VCA Selasa (14/6/2022) pagi melintasi wilayah udara Yordania, dan memasuki zona udara Saudi dan mendarat di bandara Riyadh.

kemudian, pesawat tersebut meninggalkan ibu kota Saudi menuju Athena, ibu kota Yunani, tiga jam setelah mendarat di Bandara Riyadh.

Jurnalis Zionis, Itay Blumenthal di akun Twitter-nya menulis, "Sebuah pesawat pribadi [Selasa] pagi ini terbang dari bandara Eilat Israel melalui Yordania menuju Riyadh,".

Akun Twitter jaringan Naba, mengutip situs Fly Radar, yang memantau rute penerbangan, mengumumkan kedatangan pesawat khusus Israel dari Tel Aviv ke ibu kota Saudi, Riyadh.

Selama beberapa hari terakhir, beredar rumor semakin dekatnya kesepakatan untuk menormalkan hubungan antara Arab Saudi dan rezim Zionis di bawah pengawasan AS.

HRW: Blokade Gaza, Kejahatan Kemanusiaan !

Human Rights Watch (HRW) menyebut berlanjutnya blokade di Jalur Gaza oleh rezim Zionis sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.

Jalur Gaza telah berada di bawah blokade darat, udara dan laut rezim Zionis sejak 2006, dan penduduknya menghadapi banyak masalah.

HRW dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada peringatan 15 tahun blokade Gaza hari Selasa (14/6/2022) menekankan bahwa blokade adalah kejahatan terhadap kemanusiaan, dan tindakan rasisme dan penindasan terhadap jutaan orang.

"Blokade Gaza telah membuat lebih dari dua juta orang di wilayah itu kehilangan kesempatan untuk meningkatkan kondisi kehidupan mereka," kata Human Rights Watch dalam sebuah pernyataan.

"Blokade Gaza telah menghancurkan ekonomi lokal dan banyak orang telah kehilangan peluang penting untuk meraih kemajuan," tegasnya.

Pernyataan Human Rights Watch datang ketika kelompok perlawanan Palestina di Gaza telah berulang kali menekankan perlunya untuk mencabut blokade oleh rezim Zionis.

Pada Mei 2021, rezim Zionis menyerang Jalur Gaza, melukai dan membunuh ratusan warga Palestina dalam 11 hari serangan tanpa henti.

Turki Dukung Teroris dan Kirim Pasukan Baru ke Suriah

Militer Turki meningkatkan jumlah pasukannya di Suriah utara dan terus memperkuat milisi teroris dukungannya di daerah Azaz.

Tentara Turki menduduki bagian utara dan timur laut Suriah selama dua setengah tahun terakhir dengan dalih memerangi teroris, tapi ironisnya memberikan dukungan penuh terhadap teroris yang beroperasi di negara tetangganya itu.

Menurut Sputnik mengutip sumber Suriah hari Rabu (15/6/2022) melaporkan, pasukan Turki baru-baru ini mengirim peralatan militer mereka ke kota Azaz di provinsi Aleppo, dan jumlah pasukan Turki di Suriah utara juga meningkat.

Selain mengirim peralatan militer ke Suriah utara, Turki juga telah memindahkan teroris dari kota Afrin di poros utara provinsi Aleppo ke Azaz dan bermaksud menggunakannya dalam agresi baru di Suriah.

Jumlah teroris yang dikirim ke Azaz mencapai lebih dari 2.500 orang.

Menghadapi kondisi ini, tentara Suriah memperkuat posisinya di sekitar Azaz untuk melawan agresi Turki.

Intervensi otoritas Turki dalam urusan Suriah memuncak dengan dimulainya aksi teroris di negara itu dan dukungan Ankara untuk kelompok teroris yang memicu reaksi keras dari Damaskus dan PBB.

Hacker Moses Staff Retas Jaringan Listrik Rezim Zionis

Kelompok hacker bernama Moses Staff, yang sebelumnya telah meretas kamera CCTV di jalan-jalan wilayah pendudukan dan kamera perusahaan senjata rezim Zionis, kali ini mengumumkan keberhasilannya meretas jaringan listrik rezim Zionis.

Media Zionis telah beberapa kali menjadi sasaran serangan dunia maya, yang membuat situs web yang berafiliasi dengan kabinet Israel tidak dapat diakses sepenuhnya.

Kelompok peretas yang menamakan dirinya sebagai Moses Staff Rabu (15/6/2022) malam dalam sebuah video berbahasa Inggris dan Ibrani, mengatakan,"Ini baru permulaan. Mulai sekarang, Anda akan menderita kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Kami akan menghukum kalian. Tujuannya jelas, pasti dan tepat. Ini hanya sebagian kecil dari akses kami ke jaringan listrik Anda. Kalian akan segera berada dalam gelap."

Kelompok hacker ini sebelumnya telah meretas dan mempublikasikan dokumen yang diperoleh dengan menyerang server informasi perusahaan Zionis, dokumen seperti kartu identitas, surat kantor pengacara, cek, laporan keuangan, dan lainnya.

Kelompok ini juga berhasil meretas kamera CCTV yang diapasang di jalan-jalan rezim Zionis dan kamera perusahaan Rafael yang aktif di bidang produksi senjata militer untuk tentara Zionis.

Abdul Malik Badreddin Al-Houthi

Ansarullah: Yaman Hancurkan Kebanggaan UEA dan Saudi

Pemimpin gerakan Ansarullah Yaman mengatakan, "Kebanggaan Saudi dan UEA yang didasarkan pada ketergantungan mereka pada Amerika Serikat dan Israel akan dihancurkan selama tahun-tahun ini,".

Televisi Al-Masirah melaporkan, Abdul Malik Badreddin Al-Houthi, Pemimpin Ansarullah Yaman dalam pertemuan dengan para tokoh masyarakat provinsi Al-Hudaydah hari Rabu (15/6/2022) mengatakan, "Anda telah membuktikan kesetiaan kepada bangsa dan negara, serta mengecewakan musuh dengan perlawanan dan pengorbanan Anda semua.".

"Sebagian besar serangan musuh adalah propaganda untuk menciptakan keputusasaan di tengah masyarakat Yaman," ujar Al Houthi.

Abdul Malik al-Houthi menyinggung posisi al-Hudaydah sebagai salah satu provinsi terpenting di bidang produksi pertanian, dan menegaskan setiap orang harus memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi masalah yang menimpa rakyat Yaman.

"Dengan tumbuhnya pemahaman, solidaritas dan empati di tengah masyarakat untuk menyelesaikan masalah nasional. Kita menyaksikan pembentukan keamanan di provinsi al-Hudaydah, dan hubungan dengan pasukan keamanan harus kuat yang didasarkan kerja sama untuk menciptakan stabilitas dan keamanan," papar pemimpin Ansarullah.

Provinsi Al-Hudaydah menjadi daerah vital Yaman dengan posisi strategisnya di tepi laut sejak awal blokade. Koalisi Saudi berupaya untuk menduduki provinsi itu sepenuhnya, tetapi selalu gagal.

Meskipun tercapai perjanjian damai Stockholm-Swedia pada Oktober 2018 antara pemerintah Sanaa dan kubu yang berafiliasi dengan Riyadh, tapi berbagai bagian provinsi, terutama al-Durhami menjadi sasaran serangan harian dan pelanggaran gencatan senjata oleh elemen-elemen yang berafiliasi dengan Riyadh dan Abu Dhabi.

Serangan Udara AS ke Wilayah Utara Suriah

Pasukan Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke wilayah utara Provinsi Aleppo, Suriah, yang berdekatan dengan perbatasan Turki.

Dikutip Russia Today, Kamis (16/6/2022), helikopter-helikopter AS yang terbang dari pangkalan udara Latakia, di sekitar wilayah yang dikuasai oleh anasir Pasukan Demokratik Kurdi, SDF, menggelar operasi di utara Aleppo.

Helikopter-helikopter AS ini mendarat di area desa Al Ahmir di dekat Jarabulus, dan menggelar operasi militernya di sana.

Setelah helikopter-helikopter AS itu mendarat, pertempuran pun pecah di sekitar desa Al Ahmir antara kelompok bersenjata dan pasukan koalisi AS.

Operasi militer pasukan AS itu akhirnya gagal, dan orang yang menjadi target serangan berhasil melarikan diri.

Pengadilan Zionis Jatuhkan Hukuman Wanita Palestina 18 Bulan Penjara

Klub Tahanan Palestina mengumumkan Kamis (16/06/2022) malam bahwa pengadilan militer rezim Zionis Israel telah menghukum seorang wanita Palestina dengan 18 bulan penjara dan denda 7.000 shekel.

Serangkaian aksi permusuhan militer Zionis terhadap warga Palestina di Wilayah Pendudukan terus berlanjut.

Menurut laporan IRNA, mengutip Pusat Informasi Palestina, wanita berusia 51 tahun bernama Muna Qa'adan, ditangkap pada 10 April tahun lalu.

Ini adalah keenam kalinya Muna ditahan oleh rezim dan secara total telah ditawan selama delapan tahun.

Tawanan wanita Palestina ini dibebaskan di bawah perjanjian pertukaran tahanan antara rezim Zionis dan Hamas, dan setelah itu dia ditawan lagi dan saat ini ditahan di penjara Damon.

Militer dan para pemukim Zionis menggugursyahidkan, melukai atau menangkap orang-orang Palestina yang tertindas dengan berbagai dalih. (RA)

Tags