Jun 18, 2022 17:56 Asia/Jakarta
  • Shireen Abu Akleh
    Shireen Abu Akleh

Militer rezim Zionis Israel seraya tersirat mengaku personelnya menembak reporter Televisi AlJazeera menyatakan, tidak ada motif atau kesengajaan dalam menarget reporter ini.

11 Mei lalu, Shireen Abu Akleh, 51 tahun wartawan Televisi AlJazeera saat meliput secara langsung aksi penyerbuan pemukim Zionis ke Masjid al-Aqsa menjadi target tembakan militer Zionis dan gugur syahid.

Menurut laporan Rai al-Youm Sabtu (18/6/2022), militer rezim Zionis di statemennya ini menyatakan, tidak ada unsur kesengajaan dalam menarget Shireen Abu Akleh.

Militer rezim Zionis Israel di statemennya tidak memberi komentar terkait dari arah mana peluru tersebut berasal.

Pada awalnya militer Zionis menepis dakwaan ini dan mengklaim Abu Akleh sepertinya meninggal di tangan warga Palestina atau akibat tembakan membabi buta dan tanpa tujuan dari salah satu personel militer rezim ini yang kemudian mengakibatkan reporter ini meninggal.

Sekaitan dengan ini, Koran Haaretz berbahasa Ibrani menulis, militer rezim Zionis tidak akan melakukan penyelidikan gugurnya Shireen Abu Akleh, karena meyakini bahwa tidak ada keraguan bahwa militer Israel tidak melakukan kejahatan.

Koran ini juga menyatakan, militer rezim Zionis meyakini bahwa interogasi personel militer Israel akan memicu perdebatan di antara Zionis. (MF)

 

Tags