Jun 25, 2022 19:48 Asia/Jakarta
  • Pemeriksaan tawanan Palestina oleh pasukan Zionis Israel.
    Pemeriksaan tawanan Palestina oleh pasukan Zionis Israel.

Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) memperingatkan rezim Zionis bahwa selama para tawanan Palestina di penjara-penjara Israel tidak dibebaskan, maka tentara Zionis yang ditahan gerakan ini juga tidak akan dibebaskan.

Rezim Zionis melanjutkan tindakan permusuhannya terhadap para tawanan Palestina di berbagai penjara rezim ilegal ini. Tindakan tersebut direspon para tawanan Palestina dengan memboikot pengadilan Israel, menolak interogasi keamanan, mogok di penjara, dan mengembalikan jatah makanan.

Seperti dilansir Paltimeps, Hamas mengeluarkan pernyataan pada peringatan 16 tahun operasi Dissipating Illusion dan menegaskan bahwa gerakan ini siap untuk mencapai kesepakatan baru dengan rezim Zionis untuk membebaskan sejumlah tawanan Palestina, dan menghapus ilusi penjajah al-Quds yang berusaha menghapus tanda-tanda kesucian dan identitas Arab dan asli Palestina.

Dalam pernyataan ini, Hamas menegaskan kesetiaannya kepada pengorbanan para tahanan Palestina yang telah bebas, dan tidak akan berhenti dalam kerangka kesetiaan kepada mereka sampai pembebasan penuh para  tawanan dari cengkeraman para sipir tahanan Zionis.

"Tentara-tentara penduddukan yang berada dalam cengkeraman Muqawama (perlawanan) tidak akan dibebaskan sampai para tawanan pemberani kami dibebaskan," tegas Hamas dalam pernyataannya.

Hamas juga memperingatkan para penjajah tentang pelanggaran terus-menerus terhadap hak-hak tahanan pria dan wanita. Dia menekankan bahwa tindakan penjajah Zionis tidak akan merusak tekad dan stabilitas tahanan Palestina.

Sekitar 4.800 tawanan Palestina ditahan di penjara-penjara Israel, termasuk 170 anak-anak, 39 wanita dan puluhan lansia. (RA)

Tags