Jun 27, 2022 13:00 Asia/Jakarta
  • Presiden AS Joe Biden
    Presiden AS Joe Biden

Seorang anggota Aliansi Fatah Irak menyoroti rencana pertemuan Amerika Serikat-Arab Saudi setelah kekalahan keduanya di kawasan, dan memperingatkan tujuan pertemuan tersebut untuk mendukung Rezim Zionis.

Ayed Al Hilali, Senin (27/6/2022) seperti dikutip situs Al Maloomah menuturkan, "Amerika Serikat dengan menyelenggarakan konferensi di Riyadh, berusaha mengatur sebuah operasi keji di Timur Tengah untuk mendukung Rezim Zionis, dan konferensi ini akan menghasilkan pembentukan koalisi internasional pendukung Israel, dan seperti yang mereka bayangkan, koalisi anti-Iran."

Ia menambahkan, "AS setelah kegagalannya menundukan Iran, melalui sanksi-sanksi ekonomi, saat ini tengah berusaha merusak perimbangan kekuatan kawasan Timur Tengah, dengan membentuk NATO Arab untuk menghadapi Iran."

Menurut anggota Aliansi Fatah ini, koalisi Arab selama delapan tahun tidak mampu menguasai wilayah Yaman, bahkan sejengkal, dan ini adalah kekalahan yang membuat AS marah, sehingga Washington berinisiatif menggelar konferensi mencurigakan di Riyadh.

Presiden AS Joe Biden rencananya akan melakukan kunjungan ke Riyadh, pada 15-16 Juli 2022 mendatang, dan agendanya adalah menggelar konferensi yang dihadiri oleh pejabat tinggi dari sejumlah negara termasuk Mesir, Irak dan Yordania. (HS)

Tags