Jun 27, 2022 16:31 Asia/Jakarta
  • Mohammad Ali al-Houthi
    Mohammad Ali al-Houthi

Anggota Biro Politik Pemerintah Penyelamatan Nasional Yaman menekankan, tidak ada koalisi militer di kawasan yang berujung pada terciptanya stabilitas, tapi malah mengobarkan perang lebih besar.

Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab (UEA) dan sejumlah negara lain melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade total negara ini dari darat, udara dan laut.

Perang yang dikobarkan Arab Saudi beserta sekutunya di Yaman sampai saat ini telah menewaskan dan melukai ratusan ribu orang, dan memaksa empat juta orang mengungsi.

Seperti dilaporkan Televisi al-Mayadeen Senin (27/6/2022), Mohammad Ali al-Houthi, angogta Biro Politik Pemerintah Penyelamatan Nasional Yaman di akun Twitternya menulis, "Stabilitas tidak memerlukan koalisi militer di kawasan; Sebuah wilayah di mana mereka yang mengklaim persatuan dan solidaritas dan menghancurkan negara dan melakukan kejahatan teroris bersekutu satu sama lain."

Statemen al-Houthi digulirkan di tengah-tengah persiapan negara-negara Arab, khususnya Arab Saudi untuk menyambut kunjungan Presiden AS, Joe Biden.

Joe Biden dilaporkan dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke Arab Saudi. (MF)

 

Tags