Jun 28, 2022 11:49 Asia/Jakarta
  • Menlu Suriah, Faisal Mekdad
    Menlu Suriah, Faisal Mekdad

Menteri Luar Negeri Suriah, Faisal Mekdad Senin (27/6/2022) malam menyebut pendudukan wilayan Suriah oleh Turki dan Amerika sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Damaskus.

Militer AS dan anasir teroris yang berafiliasi dengan mereka hadir di wilayah utara dan timur Suriah secara ilegal. Selain merampok sumber minyak dan gandum negara ini, mereka juga melancarkan aksi-aksi melawan warga dan pasukan Suriah di wilayah tersebut.

Tentara Turki dengan dalih melawan teroris, menduduki sebagian wilayah utara dan timur laut Suriah, serta sejumlah militer Turki masih tetap bercokol di wilayah ini.

"Aksi Turki di Suriah contoh nyata pengabaian nilai-nilai moral terendah, hukum internasional dan piagam PBB serta membuat kondisi utara Suriah diambang tragedi," papar Mekdad seperti dilaporkan IRNA.

Seraya menekankan bahwa jika Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan bersikeras melakukan suatu operasi, maka kondisi di utara Suriah akan mendekati tragedi, Mekdad menambahkan, ini sebuah tragedi dan alasannya adalah apa yang ia akan ia lakukan adalah genosida etnis dan membangun distrik-distrik pemukiman baru di utara Suriah.

"Mimpi Turki tidak akan terealisasi, karena bangsa Suriah bersatu melawan ancaman yang dijelaskan Erdogan," tegas menlu Suriah.

Erdogan Senin (27/6/2022) menyatakan akan meluncurkan operasi baru ketika kekurangan di koridor keamanan di perbatasan Suriah diselesaikan.

Seraya mengulang tujuan melawan teroris di perbatasan Suriah, presiden Turki akhir bulan Mei lalu menyatakan Ankara secepatnya berencana menyelesaikan pembangunan zona aman di kedalaman 30 km sepanjang perbatasannya dengan Suriah. (MF)

 

Tags