Jun 30, 2022 18:24 Asia/Jakarta
  • pasukan Rezim Zionis di Jenin
    pasukan Rezim Zionis di Jenin

Juru bicara gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas merespon terlukanya seorang komandan militer senior Rezim Zionis dalam bentrokan dengan warga Palestina. Menurutnya, perlawanan bersenjata harus terus berlanjut.

Fawzi Barhoum, Kamis (30/6/2022) mengatakan, "Jalan perlawanan bersenjata di Jenin hingga Nablus, membuktikan bahwa pertempuran abadi, luas dan tak terbatas melawan Rezim Zionis, di desa dan kota-kota Tepi Barat, harus dilanjutkan dan ditingkatkan."

Ia menekankan bahwa tujuan perlawanan bersenjata adalah mengalahkan dan mencabut konspirasi-konspirasi Rezim Zionis, serta mencegah terwujudnya tujuan mereka sampi terbebasnya seluruh wilayah Palestina.

Jubir Hamas menambahkan, "Pengakuan Rezim Zionis atas terlukanya salah satu komandan militer, dan beberapa pemukim Zionis akibat terkena peluru pejuang Palestina, menegaskan kemampuan perlawanan dalam merusak barisan musuh, memaksakan aturan main baru kepada Rezim Zionis, dan menambah biaya atas setiap serangan atau agresi terhadap rakyat Palestina."

Pada Rabu malam, ratusan pemukim Zionis menyerbu Makam Nabi Yusuf as di Nablus, Tepi Barat, namun dihadang tembakan para pejuang Palestina, sehingga menyebabkan Kolonel Roi Zweig, Komandan Brigade Samaria, militer Israel dan tiga pemukim Zionis terluka. (HS)

Tags