Jul 04, 2022 12:36 Asia/Jakarta
  • Hamas
    Hamas

Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengatakan, rakyat Palestina akan menggagalkan rencana rezim penjajah.

Kota al-Quds, lokasi Masjid al-Aqsa, kiblat pertama umat Muslim adalah bagian tak terpisahkan Palestina dan salah satu dari tiga tempat suci Islam. Masjid al-Aqsa sebagai simbol utama identitas Islam-Palestina kota Baitul Maqdis, senantiasa menjadi target aksi-aksi destruktif rezim penjajah Quds.

Menurut laporan Kantor Berita Shehab, Fawzi Barhoum Minggu (3/7/2022) mengatakan, bangsa Palestina tidak akan mengijinkan rencana Rezim Zionis untuk membagi waktu dan tempat Masjid al-Aqsa terlaksana. Oleh karena itu, mereka akan melawan serangan berantai Tel Aviv, dan akan mengerahkan segenap kemampuannya untuk menggagalkan rencana penjajah.

Ia juga menekankan serangan Zionis ke Masjid al-Aqsa terus meningkat dan ada ancaman besar terkait hal ini.

Jubir Hamas meminta warga Palestina dan penjaga Masjid al-Aqsa untuk senantiasa hadir di kompleks tempat suci ini dan mendukung serta melindungi warga Baitul Maqdis di sana.

Seraya mengisyaratkan ancaman besar yang dihadapi Masjid al-Aqsa, ia mengatakan, Rezim Zionis dengan melancarkan serangan beruntun, tergesa-gesa untuk membagi Masjid al-Aqsa dan hal ini mengharuskan mobilitasi semua pihak untuk mendukung dan melindungi tempat suci umat Islam ini.

Jubir Hamas juga menuntut solidaritas tinggi dan dukungan warga kota al-Quds serta resistensi mereka melawan arogansi penjajah dan upayanya untuk mengusir warga al-Quds serta membela Masjid al-Aqsa.

Sebelumnya Khaled Meshaal, ketua Hamas di luar Palestina menyatakan bahwa bangsa Palestina tidak akan mengijinkan Yahudisasi Masjid al-Aqsa atau pembagian dan perusahaan tempat suci ini, serta penerapan kedaulatan agama atau politik oleh rezim penjajah. (MF)

 

 

Tags