Jul 05, 2022 18:20 Asia/Jakarta
  • Shereen Abu Aqleh, wartawan stasiun televisi Al Jazeera di Palestina
    Shereen Abu Aqleh, wartawan stasiun televisi Al Jazeera di Palestina

Keluarga Shireen Abu Akleh, jurnalis stasiun televisi Al Jazeera asal Palestina yang gugur ditembak tentara Rezim Zionis saat tengah meliput berita di Jenin, memprotes keras laporan yang dirilis Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.

Dikutip Shehab News, Selasa (5/7/2022), Tony Abu Akleh, saudara Shireen Abu Akleh, menegaskan bahwa hasil penyelidikan Deplu AS sama sekali tidak bisa diterima.

Ia menambahkan, sepenuhnya jelas dan terang bahwa tentara Zionis dalam peristiwa itu menembakan 16 peluru ke arah wartawan Palestina, satu butir peluru menyebabkan Shireen Abu Akleh gugur, dan satu peluru lain melukai kawannya.

Oleh karena itu, pejabat Palestina menuduh pemerintah Amerika Serikat berusaha mendukung dan mematuhi desakan Rezim Zionis dalam kejahatan ini.

Deplu AS dalam laporannya terkait hasil penyelidikan atas peluru yang menyebabkan Shireen Abu Akleh gugur, mengklaim bahwa penyelidikan akurat terhadap peluru tersebut tidak bisa dilakukan karena peluru rusak berat.

Menurut tim penyelidik dari Deplu AS, terbuka kemungkinan peluru yang menyebabkan Shireen Abu Akleh gugur berasal dari senjata tentara Israel, namun tidak ada alasan yang menunjukan tentara itu sengaja menembaknya. (HS)

Tags