Jul 16, 2022 16:04 Asia/Jakarta
  • Mohammed Abdulsalam, Ansarullah Yaman
    Mohammed Abdulsalam, Ansarullah Yaman

Juru bicara Gerakan Ansarullah Yaman mengatakan, tidak ada stabilitas apa pun yang bisa terwujud di kawasan tanpa stabilitas Yaman.

Dikutip stasiun televisi Al Mayadeen, Sabtu (16/7/2022), Mohammed Abdulsalam menuturkan, "Perdamaian di Yaman, hanya bisa diwujudkan bila agresi dihentikan, pasukan asing ditarik, seluruh blokade dicabut, para tawanan dibebaskan, dan dampak-dampak perang diatasi."

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Yaman, Mohammed Nasser Al Atefi mengatakan bahwa negara-negara koalisi Arab punya peluang yang diperlukan untuk mencapai perdamaian yang adil, tapi jika mereka menginginkan perang, Yaman juga siap.

"Angkatan Bersenjata Yaman di bawah kepemimpinan bijaksana Abdul Malik Al Houthi, Pemimpin Ansarullah telah membuktikan kepada semua pihak bahwa seorang pejuang yang jujur lebih kuat dari tank, kendaraan lapis baja, jet tempur, rudal dan kapal perang musuh," paparnya.

Al Atefi menambahkan, "Rezim Zionis yang diciptakan oleh penjajah Inggris pada tahun 1948 di tanah Palestina, sedang mengalami keruntuhan, dan mereka menyadari akhir memalukan ini. Maka dari itu ia membentuk rezim-rezim pemerintahan kecil di negara-negara koalisi Arab, yang selama bertahun-tahun mewujudkan tujuan-tujuannya di bidang ekonomi, politik, budaya dan media, dan sekarang dengan intervensi langsung atas Yaman, berusaha mewujudkan tujuan militernya." (HS)

Tags