Jul 20, 2022 13:32 Asia/Jakarta
  • Drone Hizbullah
    Drone Hizbullah

Ketakutan yang berkelanjutan Rezim Zionis Israel terhadap kemampuan drone Hizbullah Lebanon memaksa pejabat rezim ilegal ini menunjukkan respon dan mengumbar kata-kata yang berlebihan.

Hizbullah Lebanon baru-baru ini mengintensifkan aksinya, terutama di dekat ladang gas Karish. Dalam langkahnya yang paling berani, Hizbullah mengirim empat drone ke platform gas Karish sekitar tiga minggu lalu.

Media-media Israel Senin (18/7/2022) mengklaim bahwa sebuah drone memasuki zona udara Palestina pendudukan.

Menurut laman Times of Israel, Perdana Menteri Israel, Yair Lapid dan Menteri Peperangan Benny Gantz di statemen yang merekak klaim, memperingatkan, "Israel siap melawan setiap ancaman. Kita tidak akan terlibat konfrontasi, tapi siapa saja yang ingin merusak kedaulatan kami, atau melukai warga Israel, maka mereka akan menyadari dengan cepat telah melakukan kesalahan serius."

Menurut pengamat, penerbangan pengintaian drone Hassan milik Hizbullah ke kedalaman wilayah Palestina pendudukan sepanjang 70 km, masih tetap menjadi pembahasan pakar Zionis, dan mereka sangat mengkhawatirkan masalah ini.

Baru-baru ini, Koran al-Akhbar Lebanon seraya merilis laporan, menganalisa statemen pakar Zionis di kasus ini dan menulis, penerbangan drone Hizbullah ke kedalaman wilayah Palestina pendudukan menunjukkan ketakutan rezim ilegal ini, di mana rezim ini berulang kali memperingatkan ancaman kepemilikan drone canggih oleh Hizbullah dan dampaknya di konstelasi kekuatan di kawasan. Oleh karena itu, Hizbullah selain menunjukkan kegagalan sistem pertahanan rezim Zionis dalam menumbangkan drone ini, berencana menunjukkan sebagian kemampuan canggihnya. (MF)

 

Tags