Jul 22, 2022 15:24 Asia/Jakarta
  • Pasukan AS di Suriah
    Pasukan AS di Suriah

Sebuah konvoi militer Amerika Serikat (AS) telah meninggalkan Suriah dan pindah ke Irak. Pasukan AS telah menduduki sejumlah wilayah Suriah dan mendirikan pangkalan militer di sana serta menjarah kekayaan negara ini, terutama minyak.

Kelompok-kelompok teroris yang berafiliasi dengan AS dan Turki secara ilegal juga hadir di utara dan timur laut Suriah. Mereka menjarah sumber daya minyak negara Arab ini dan menarget penduduk dan pasukan Suriah di wilayah tersebut.

Menurut kantor berita resmi Suriah, SANA, Jumat (22/7/2022), konvoi militer AS yang terdiri dari 156 kendaraan lapis baja dan puluhan truk serta kontainer meninggalkan pangkalan militer ilegal mereka di daerah al-Jeer di al-Hasakah, Suriah.

Menurut laporan ini, konvoi militer ini melewati perlintasan ilegal al-Walid yang terletak di utara Irak. Konvoi militer pasukan AS telah meninggalkan Suriah dengan pengawalan 25 kendaraan lapis baja.

Pemindahan peralatan militer dan dukungan pasukan Amerika antara Irak dan timur laut Suriah dilakukan dari waktu ke waktu.

AS menyelundupkan minyak Suriah dan menggunakannya untuk pasukan militernya sementara pemerintah Suriah dan rakyatnya menderita kekurangan bahan bakar, dan truk-truk terkadang harus menunggu berjam-jam untuk mengisi bahan bakar.

Daerah-daerah yang diduduki oleh pasukan AS dan milisi yang didukung oleh Washington yang dikenal sebagai Pasukan Demokrat Suriah (SDF) di al-Hasakah dan wilayah utara Suriah lainnya selalu menjadi saksi protes warga Suriah terhadap aksi teror yang dilakukan oleh penjajah dan milisi bersenjata terhadap penduduk di daerah-daerah tersebut.

Pemerintah Suriah telah berulang kali menekankan bahwa milisi dan pasukan AS di timur dan timur laut Suriah tidak memiliki tujuan lain selain menjarah minyak  Suriah, dan kehadiran mereka adalah ilegal. (RA)

Tags