Aug 05, 2022 18:20 Asia/Jakarta
  • Khalil al-Hayya
    Khalil al-Hayya

Ketua Kantor Hubungan Arab dan Islam Hamas menekankan, Gaza tidak akan pernah membayar friksi internal Rezim Zionis, dan muqawama memahami metode untuk menekan rezim ilegal ini.

Menurut laporan media-media Palestina Jumat (5/8/2022), Khalil al-Hayya seraya mengisyaratkan bahwa muqawama menyadari skenario rezim penjajah al-Quds menjelaskan, muqawama Palestina cerdas dan memahami kapan serta di mana memasuki medan perang berdasarkan konfrontasi berkesinambungan.

Al-Hayya menekankan, tujuan Hamas mencabut bayangan buruk rezim penjajah al-Quds dari bumi Palestina dan kami bersatu dalam sebuah medan pertempuran dengan penjajah Zionis.

Pejabat Palestina ini seraya memuji klimaks aktivitas dan operasi muqawama di Tepi Barat Sungai Jordan, menambahkan, muqawama di kondisi saat ini berubah menjadi sebuah isu nasional yang komprehensif, sehingga semua lapisan dan spektrum rakyat Palestina telah memasuki medan perlawanan terhadap penjajah Zionis.

Terkait hubungan Rezim Zionis Israel dengan AS, al-Hayya menambahkan, dukungan Amerika terhadap Rezim Zionis sebuah fakta, dan solusi Amerika untuk menyelesaikan masalah Palestina didasarkan pada solusi ekonomi.

Petinggi Hamas ini menegaskan, instabilitas keamanan tidak akan menundukkan muqawama, pejuang muqawama senantiasa menarget musuh Zionis dengan senjatanya.

Berbagai faksi Palestina berulang kali di statemennya menyatakan, Rezim Zionis tidak akan pernah merasa aman dan seluruh wilayah ilegal Zionis berada di bawah target serangan pemuda Palestina. (MF)

 

Tags