Aug 11, 2022 19:40 Asia/Jakarta
  • Juma Enad Saadoun
    Juma Enad Saadoun

Menteri pertahanan Irak di jumpa pertermuan bersama yang dihadiri para komandan dan perwira tinggi militer negara ini, meminta mereka tidak terlibat dalam fitnah dan tidak mengambil sikap menudkung terhadap satu kelompok melawan kelompok lain.

Kondisi politik Irak di bawah bayang-bayang kegagalan elit politik negara ini membentuk pemerintah baru dan pemilihan presiden serta perdana menteri meski telah berlalu delapan bulan dari pengumuman hasil pemilu parlemen serta pengunduran diri kelompok Sadr dari proses politik, dari hari ke hari semakin rumit.

Menurut laporan al-Maloomah Kamis (11/8/2022), Juma Enad Saadoun di pertemuannya dengan pejabat militer negara ini mengatakan, Irak tengah melewati hari-hari sulit akibat kebuntuan politik.

Saadoun meminta pejabat militer Irak menjahui konflik politik, dan mempertahakan sikapnya menjaga jarak dari seluruh faksi politik secara setara, serta tidak mengambil sikap mendukung satu kelompok melawan kelompok lain.

Menhan Irak seraya menjelaskan bahwa tugas suci kami adalah menjaga tanah air dan rakyat, serta setiap orang harus bertanggung jawab, menekankan, rakyat harus memerangi terorisme dan menjaga diri dari menggelar demonstrasi.

Menhan Irak meminta warga mengambil langkah-langkah persiapan dan perlindungan, serta waspada karena musuh menunggu tindakan yang mengejutkan dan oportunistik.

"Jangan menebar fitnah, dan bertindaklah dengan rasional dan netral, kalian adalah putra-putra pasukan pahlawan Irak yang sepanjang zaman menorehkan banyak epik dan kepahlawanan," ungkap Juma Enad Saadoun. (MF)

 

Tags