Aug 13, 2022 12:15 Asia/Jakarta
  • Hizbullah: Perhitungan Kami dengan Zionis Belum Selesai !

Ketua Faksi Al-Wafa Lil-Muqamawa di Parlemen Lebanon memperingatkan rezim Zionis tentang demarkasi perbatasan laut, dan menekankan bahwa perhitungan front perlawanan dengan Zionis belum selesai.

Persengketaan antara rezim zionis dan Lebanon semakin meningkat mengenai perbatasan laut antara kedua belah pihak, setelah Israel mengincar ladang Qana dengan kekayaan gas yang sangat besar milik Lebanon. Padahal dua pertiga dari ladang ini terletak di Blok No. 9 Lebanon dan sepertiga terakhir persis di bawah garis ke-23, yaitu di daerah yang disengketakan.

Menurut laporan situs Al-Ahed hari Sabtu (13/8/2022), Mohammed Ra'ad, Kepala Faksi Al-Wafa Lil Muqamama di Parlemen Lebanon dalam pidato di kota Al-Nabatiyah menekankan solidaritas Hizbullah dengan semua yang pihak tertindas, terutama rakyat Palestina, dan akan terus memberikan bantuan kepada mereka melawan rezim Zionis.

Mengacu pada demarkasi perbatasan laut dengan rezim Zionis, Mohammad Raad mengatakan bahwa Hizbullah sedang menunggu kedatangan utusan Amerika, tetapi kami tidak akan menunggu lama.

"Rezim Zionis harus tahu bahwa perhitungan kami akan dibuka dengan mereka sampai perairan dan tanah kami benar-benar dibebaskan dan tangan kami akan tetap berada di pelatuk," ujar Raad.

"Pemerintah AS masih menjadi sumber utama agresi dan perampasan kebebasan bangsa-bangsa dunia, dan klaimnya untuk melindungi hak asasi manusia tidak akan pernah bermanfaat baginya, dan pemerintah AS mendukung para diktator di dunia," tegasnya.(PH)

Tags