Aug 13, 2022 14:51 Asia/Jakarta
  • Naim Qassem: Hizbullah, Kekuatan Pembela Hak Lebanon

Wakil Sekjen Hizbullah Lebanon menekankan bahwa gerakan ini merupakan kekuatan untuk memulihkan hak minyak dan gas Lebanon yang dirampas oleh rezim Zionis.

Situs berita Al Manar melaporkan Sheikh Naim Qassem, Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon dalam sebuah pesan di akun Twitternya hari Sabtu (13/8/2022) menyinggung persengketaan perbatasan laut antara negaranya dan rezim Zionis, dengan mengatakan, "Kami fokus pada masalah hak Lebanon, dan akan mencapai haknya dalam tenggat waktu yang telah ditentukan. Kami tidak perduli dengan kondisi rezim Israel dan pemilunya,".

Hizbullah adalah kekuatan yang mendukung negara untuk merebut kembali hak-haknya dari tangan rezim Zionis tanpa penundaan dalam masalah perbatasan, pengeboran dan pertambangan," ujar Sheikh Qassem.

Negosiasi tidak langsung antara Lebanon dan rezim Zionis mengenai demarkasi perbatasan laut dimulai pada Oktober 2020 di bawah pengawasan PBB dan mediasi Amerika Serikat. Putaran terakhir negosiasi diadakan pada Mei 2021.

Negosiasi ini berubah menjadi sengketa perbatasan dengan kedatangan kapal ekstraksi gas pemerintah Zionis di ladang gas Karish yang disengketakan pada bulan Juni, dan menyebabkan eskalasi ketegangan antara kedua belah pihak.(PH)

Tags