Aug 13, 2022 18:14 Asia/Jakarta
  • Militer Zionis
    Militer Zionis

Sebuah majalah cetakan Palestina pendudukan mengonformasi penargetan sengaja warga sipil oleh tentara rezim Zionis Israel dan menulis, militer rezim ini dibenarkan untuk membunuh anak-anak dan perempuan.

Menurut laporan IRNA, Majalah 972 di laporannya mengutip mantan pejabat militer Zionis menulis, mantan anggota Departemen Peperangan Israel menyatakan, meski ada informasi mengenai potensi terbunuhnya warga sipil, militer diijinkan untuk membombardir Jalur Gaza.

Media sayap kiri Israel ini seraya merujuk pada pembunuhan 48 warga Palestina termasuk 16 anak-anak di serangan terbaru ke Jalur Gaza menambahkan, Israel mengakui sedikitnya 11 warga sipil termasuk seorang balita perempuan yang tidak ada kaitannya dengan aktivitas militer terbunuh di operasi terbaru.

Majalah ini juga mengisyaratkan wawancara seorang perwira perempuan Zionis yang mengakui menembak mati seorang anggota Jihad Islam Palestina yang tidak bersenjata.

Majalah ini juga menulis, mayoritas warga Palestina pendudukan meyakini bahwa setiap anak atau keluarga yang terbunuh dalam operasi di Gaza ditarget secara tidak sengaja, dan hal ini mendorong masyarakat Israel dengan cepat dapat melupakan pembantaian ratusan anak di Jalur Gaza oleh militer rezim ini.

Majalah 972 menjelaskan, faktanya adalah berdasarkan wawancara yang ada dengan staf unit intelijen operasi militer Israel, di banyak kasus militer mengetahui terbunuhnya warga sipil di setiap operasi, dan pembunuhan mereka dilakukan dengan senjaga dan terprogram.

Majalah sayap kiri ini juga menulis, militer rezim Zinis diijinkan menembak mati sejumlah tertentu warga sipil di setiap operas. (MF)

 

Tags