Aug 16, 2022 13:06 Asia/Jakarta
  • Saudi Jatuhkan Hukuman Penjara Terlama kepada Aktivis Perempuan

Sebuah organisasi hukum melaporkan bahwa seorang aktivis perempuan Syiah dijatuhi hukuman 34 tahun penjara oleh otoritas Arab Saudi yang merupakan hukuman penjara terlama untuk aktivitas perempuan negara ini.

Pemerintah Saudi, terutama setelah putra mahkota Mohammed bin Salman menjabat, mengambil tindakan keras terhadap penulis dan aktivis sipil serta membunuh puluhan ulama, pangeran, penulis, penyair, tokoh masyarakat dan agama dengan dalih bertindak melawan keamanan negara. Dia telah menangkap dan menghukum sejumlah orang dengan memenjarakan dan menjatuhkan hukuman mati.

Organisasi hukum internasional, Freedom Initiative yang berlokasi di Washington hari Senin (15/9/2022) mengungkapkan bahwa pengadilan di Arab Saudi telah menjatuhkan hukuman 34 tahun penjara kepada Salma al-Shehab, seorang aktivis hak asasi manusia.

Menurut laporan organisasi ini, Salmi al-Shahab ditangkap selama perjalanannya ke Arab Saudi tahun lalu.

Al-Shahab telah menerbitkan tweet untuk mendukung masalah Palestina dan hak-hak perempuan di Arab Saudi sebelum ditangkap oleh rezim Al Saud.

Aktivis HAM ini juga beberapa kali menyerukan pembebasan tahanan politik di Arab Saudi.

Organisasi hukum Freedom Initiative mengumumkan bahwa Salma al-Shehab adalah seorang warga Syiah yang tinggal di wilayah timur Arab Saudi, dan hukuman yang dijatuhkan terhadapnya adalah hukuman terlama dalam daftar pembela hak-hak perempuan di Arab Saudi.(PH)

Tags