Aug 17, 2022 16:36 Asia/Jakarta
  • Mousa Abu Marzook
    Mousa Abu Marzook

Wakil ketua Biro Politik Gamas saat merespon berita terkait kontak rahasia antara Amerika dan gerakan ini mengatakan, Amerika mitra kejahatan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina.

Menurut laporan laman Arabi 21 Rabu (17/8/2022) Mousa Abu Marzook terkait kebenaran berita yang ada soal kontak rahasia antara AS dan Hamas mengungkapkan, para pemimpin Hamas menerima banyak permintaan dari Amerika untuk menggelar pertemuan resmi dengan kubu muqawama ini, permintaan terbaru dari Jared Kushner, menantu Donald Trump yang digulirkan melalui para mediator.

"Tapi Hamas menentang permintaan tersebut, karena menyadari bahwa Amerika berusaha untuk menghapus isu Palestina," papar Abu Marzook.

Pejabat Hamas ini menekankan, Amerika mitra kejahatan yang dilakukan rezim penjajah al-Quds terhadap warga Palestina, dan sekutu strategis musuh dan mempersiapkan senjata, uang, dan bantuan politik kepada rezim ilegal ini.

Abu Marzook menegaskan, Hamas terus diburu Amerika dan kedutaan besar Washington di berbagai negara mencoba melacak aktivitas gerakan ini, menuntutnya dan mengintimidasi negara, organisasi, dan individu agar tidak bekerja sama dengan Hamas.

Amerika pendukung utama kejahatan rezim Zionis di kawasan Asia Barat, bahkan mendorong rezim ilegal ini meningkatkan kejahatannya. Rencana rasis Kesepakatan Abad dan juga peratifikasian dukungan dana 38 miliar dolar Amerika terhadap Tel Aviv serta berlanjutnya pemutusan hubungan finansial kepada UNRWA adalah contoh dari dukungan pemerintah Amerika terhadap rezim penjajah al-Quds. (MF)

 

Tags