Sep 29, 2022 14:02 Asia/Jakarta
  • Aliansi Koordinasi Syiah Sambut Aktivitas Baru Parlemen Irak

Aliansi koordinasi kekuatan politik Syiah Irak menuntut dimulainya kembali aktivitas parlemen negara ini.

Sidang parlemen Irak yang digelar hari Rabu setelah sekitar dua bulan jeda menghasilkan putusan tidak menyetujui pengunduran diri Mohammed Al-Halbousi dari jabatan ketua, dengan demikian Al-Halbousi tetap berada di posisi ketua parlemen Irak.

Al-Furat News melaporkan, Aliansi Koordinasi Irak menekankan pentingnya penyelesaian masalah dengan melanjutkan pembicaraan antara koalisi administrasi pemerintah dan faksi lain yang ingin membentuk pemerintahan baru demi  meningkatkan pelayanan publik dan pemulihan situasi keamanan.

Pemilu parlemen dini Irak diadakan pada 10 Oktober 2021. Tapi setelah sekitar setahun berlalu sejak pemilihan ini, pemerintahan baru belum terbentuk. Oleh karena ini, Irak memasuki kebuntuan politik sebagai akibat dari perbedaan pandangan antarpartai politik.(PH)

Tags