Okt 01, 2022 16:55 Asia/Jakarta
  • bom nuklir Rezim Zionis
    bom nuklir Rezim Zionis

Wakil tetap Kuwait di Organisasi-organisasi internasional di Wina, mendesak masyarakat internasional untuk memaksa Rezim Zionis bergabung dengan Traktat Non-Proliferasi Nuklir, NPT.

Surat kabar Al Anba, Jumat (30/9/2022) melaporkan, Talal Al Fassam dalam Konferensi Umum, Badan Energi Atom Internasional, IAEA ke-66 mengatakan, fasilitas nuklir Rezim Zionis harus berada di bawah pengawasan penuh IAEA.

Talal Al Fassam mengaku terkejut karena seluruh dimensi yang terkait dengan kemampuan nuklir Israel, serta ancaman dan bahaya yang ditimbulkannya masih saja diabaikan sampai sekarang.

"Israel terus menolak mengambil segala bentuk inisiatif, dan langkah-langkah serius dalam memperkuat IAEA untuk mengimplementasikan secara utuh dan komprehensif sistem keamanannya di Asia Barat atau dalam upaya membersihkan kawasan dari senjata nuklir dan senjata pemusnah massal," paparnya.

Wakil tetap Kuwait menegaskan, "Program dan aktvitas nuklir Israel adalah ancaman bagi keamanan dan keselamatan regional, memperburuk kondisi kawasan, dan jelas-jelas melanggar sejumlah banyak resolusi internasional di berbagai organisasi dunia." (HS)

Tags