Okt 03, 2022 21:21 Asia/Jakarta
  • Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree
    Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree

Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman dalam pesannya di akun media sosial Twitter memperingatkan perusahaan-perusahaan minyak di Uni Emirat Arab dan Arab Saudi untuk segera meninggalkan kedua negara itu.

Brigjen Yahya Saree, Minggu (2/10/2022) malam menulis, "Angkatan Bersenjata Yaman memberikan kesempatan kepada perusahaan-perusahaan minyak di UEA dan Saudi untuk mengatur kondisi, dan meninggalkan kedua negara itu. Peringatan ini akan terus ada selama negara-negara agresor Amerika Serikat-Arab Saudi tidak patuh pada gencatan senjata yang memberikan hak kepada rakyat Yaman untuk memanfaatkan kekayaan minyaknya guna membayar gaji pegawai pemerintah."
 
Selama ini, Pemerintah Penyelamatan Nasional Yaman dengan maksud untuk meringankan beban dan penderitaan rakyat, menerima kesepakatan gencatan senjata dengan Koalisi Saudi, namun blokade dan serangan terus dilakukan setiap hari.
 
Utusan khusus PBB untuk Yaman mengaku kecewa karena tidak dicapainya kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata di Yaman. Menurutnya, perundingan dengan seluruh pihak akan terus dilanjutkan sehingga secepat mungkin kesepakatan dapat dicapai. (HS) 

Tags