Okt 04, 2022 17:01 Asia/Jakarta
  • Ketua Partai Sosialis Progresif Lebanon, Walid Jumblatt
    Ketua Partai Sosialis Progresif Lebanon, Walid Jumblatt

Ketua Partai Sosialis Progresif Lebanon mengatakan, dalam kasus penetapan garis batas laut, Rezim Zionis Israel menyerah pada kekuatan Hizbullah.

Dikutip stasiun televisi LBC Lebanon, Selasa (4/10/2022), Walid Jumblatt menegaskan bahwa Lebanon, di bidang pertahanan membutuhkan kekuatan Hizbullah.

Ia menambahkan, dengan memperhatikan pengalaman penetapan garis batas laut antara Lebanon dan Rezim Zionis, Hizbullah bekerja di bidang diplomasi dengan terampil.

Sejak awal Juli 2022, bersamaan dengan masuknya sebuah kapal pengebor minyak sewaan milik kabinet Rezim Zionis di dekat ladang gas Karish, mediasi Amerika Serikat juga mengalami peningkatan dalam masalah penetapan garis batas laut Lebanon dan Rezim Zionis.

Di sisi lain, Hizbullah menentang keras pemerasan yang dilakukan Israel, dan memberikan berbagai peringatan, selama batas laut Lebanon, zona ekonomi eksklusif negara ini di Laut Mediterania, serta status ladang gas Karish belum jelas, maka seluruh langkah di ladang gas ini akan dilawan. (HS)

Tags