Aug 11, 2017 03:48 Asia/Jakarta
  • Bendera Palestina
    Bendera Palestina

Menteri luar negeri Palestina menyatakan, Para pemimpin Palestina memutuskan untuk mengusulkan keanggotaan penuh Palestina di PBB.

Riyad al-Maliki dalam wawancara dengan radio suara Palestina hari Kamis (10/8) mengatakan, "Untuk menyampaikan usulan keanggotaan penuh di PBB, Palestina diprediksi akan menghadapi penentangan keras dari pemerintahan baru AS, dan wakil negara ini berulangkali akan memvetonya. Sebab wakil AS di PBB menunjukkan permusuhan jelas terhadap hak legal bangsa Palestina,".

"Pemimpin Otorita Palestina, Mahmoud Abbas bulan depan (September) akan menyampaikan pidato penting di PBB, dan meminta dukungan dari masyarakat internasional terhadap hak bangsa Palestina dalam menentukan masa depan, kebebasan dan independensinya sebagaimana bangsa-bangsa lain," ujar Menteri luar negeri Palestina.

Di bagian lain statemennya, al-Maliki menegaskan upayanya untuk menarik dukungan lebih besar dari negara-negara anggota PBB.

"Kita jangan hanya bertumpu pada pengakuan resmi terhadap Palestina dari 138 negara saja, tapi harus mempertimbangkan untuk menambah dukungan dari negara lain. Masalah ini akan memperluas aktivitas orang-orang Palestina di berbagai level, sehingga lebih siap untuk menghadapi sidang PBB mendatang," tegasnya.

Berdasarkan resolusi yang dikeluarkan Majelis Umum PBB di tahun 2012, Palestina menjadi anggota peninjau dan hingga kini 138 negara telah mengumumkan pengakuan resmi terhadap negara merdeka Palestina.

Tags