Nov 20, 2017 04:52 Asia/Jakarta
  • Gebran Bassil, Menlu Lebanon.
    Gebran Bassil, Menlu Lebanon.

Menteri Luar Negeri Lebanon memprotes pernyataan palsu dan tidak berdasar yang dikeluarkan oleh Liga Arab.

Gebran Bassil dalam sebuah pernyataan terbaru, memprotes Liga Arab yang menyebut Hizbullah Lebanon sebagai teroris.

Menurut laporan kantor berita nasional Lebanon, Minggu (19/11/2017), Bassil mengatakan, Hizbullah adalah bagian penting dan mendasar dari rakyat Lebanon.

Ia lebih lanjut menegaskan posisi stabil Lebanon dalam mengejar kebijakan yang netral.

"Lebanon menentang intervensi terhadap urusan internal negara-negara lain seperti halnya menentang campur tangan (asing) dalam urusan internalnya," ujarnya.

Pertemuan Liga Arab.

Pertemuan Menlu negara-negara anggota Liga Arab digelar di Kairo, ibukota Mesir pada Minggu, namun beberapa Menlu negara anggota tidak hadir dalam pertemuan luar biasa tersebut.

Di antara Menlu yang tidak hadir dalam pertemuan yang diselenggarakan atas permintaan Arab Saudi itu adalah, Menlu Qatar, Lebanon, Oman, Uni Emirat Arab, Aljazair dan Irak.

Di akhir pertemuan, dirilis pernyataan yang berisi klaim-klaim tak berdasar dan berlulang yang anti-Republik Islam Iran dan Hizbullah Lebanon. (RA)

Tags