Jul 16, 2019 20:16 Asia/Jakarta
  • Parlemen Irak
    Parlemen Irak

Anggota komisi keamanan dan pertahanan Parlemen Irak mengabarkan upaya dinas intelijen Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel untuk merekrut para komandan militer Irak.

Stasiun televisi Alalam (16/7/2019) melaporkan, Karim Aliwi mengatakan, dinas intelijen Amerika dan Israel menawarkan insentif yang tinggi bagi para komandan militer Irak.

Menurut Aliwi tujuan Washington dan Tel Aviv melakukan langkah ini adalah infiltrasi dan menciptakan gangguan dalam aktivitas badan keamanan Irak.

Ia menambahkan, Perdana Menteri Irak, Adil Abdul Mahdi mengetahui informasi ini dan menyetujui agar aktivitas seluruh komandan militer berada di bawah pengawasan komisi keamanan dan pertahanan Parlemen Irak.

Baru-baru ini Hizbullah Irak mempublikasikan file suara yang berisi percakapan telepon antara komandan operasi keamanan Al Anbar dengan mata-mata CIA, dan mata-mata itu adalah warga Irak. (HS)

Tags

Komentar