Sep 16, 2019 11:00 Asia/Jakarta
  • Drone Yaman Qasef
    Drone Yaman Qasef

Anggota Biro Politik Ansarullah Yaman seraya menjelaskan bahwa Arab Saudi tidak mampu melacak drone-drone Yaman mengatakan, unit drone militer dan pasukan relawan rakyat Yaman selama serangan drone ke perusahaan minyak nasional Saudi Aramco memanfaatkan kelemahan sistem pertahanan Riyadh.

Menurut laporan IRIB, Mohammad al-Bukhaiti Ahad (15/09) seraya menekankan bahwa agresor harus menghentikan serangannya ke Yaman menambahkan, serangan drone ke perusahaan minyak Aramco menunjukkan bahwa ancaman unit drone militer dan pasukan relawan rakyat Yaman serius.

Ia menyatakan, jika serangan koalisi Arab Saudi ke Yaman tidak dihentikan, rudal dan drone Yaman akan melanjurkan serangannya ke pos-pos agresor dan pasukan Yaman akan menyerang hingga kedalaman wilayah Arab Saudi dan bahkan ke Riyadh.

Al-Bukhaiti menilai serangan unit drone militer dan pasukan relawan rakyat Yaman ke perusahaan minyak Aramco sebagai indikasi kekalahan politik negara-negara agresor dan khususnya Amerika Serikat.

Unit drone militer dan pasukan relawan rakyat Yaman Sabtu (14/09) mengirim 10 pesawat nirawak dan menyerang kilang minyak Buqayq dan Khurais milik Aramco. Serangan ini mengakibatkan gangguan di produksi minyak Arab Saudi.

Arab Saudi dan sekutunya melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan setelah empat tahun membantai warga tak berdosa Yaman serta menghancurkan infrastruktur negara ini, para agresor tetap tidak mampu meraih ambisinya karena perlawanan rakyat Yaman. (MF)

 

Tags

Komentar