Sep 17, 2019 19:20 Asia/Jakarta
  • Aramco
    Aramco

Seorang politisi Kuwait mengatakan, negara-negara Arab pesisir Teluk Persia tidak mencari persahabatan, tapi permusuhan. Menurutnya, tidak ada seorangpun yang bersedia berperang dengan Iran untuk membela negara-negara Arab Teluk Persia.

Fars News (17/9/2019) melaporkan, mantan anggota parlemen Kuwait tahun 2008, Nasser Al Duwailah memajang foto-foto kilang minyak Arab Saudi yang diserang di akun Twitternya dan menulis, tidak ada seorangpun yang mau berperang dengan Iran untuk membela negara-negara Arab Teluk Persia.

Nasser Al Duwailah menambahkan, drone-drone Houthi menyerang 19 target, jika masing-masing drone membawa dua rudal, maka hanya satu rudal yang gagal mengenai target, dan tingkat akurasi tinggi ini tetap terjaga setelah menempuh jarak ratusan kilometer.

Menurut Al Duwailah, tidak penting siapa yang melakukan penyerangan, Houthi atau Iran, satu serangan saja bisa menghentikan separuh produksi minyak Saudi. Saat itu saya yang jujur menasihati Anda, akan Anda hukum, begitu juga orang-orang yang percaya kepada saya.

Ia menegaskan, lihatlah akurasi tembakannya. Foto-foto ini dirilis CIA. Apakah sekarang Anda paham, mengapa saya berteriak, dan siap dihukum, dan menerima penghinaan orang-orang bodoh. Anda pikir perang hanyalah guyonan ? (HS)

Tags

Komentar