Sep 18, 2019 18:00 Asia/Jakarta
  • Mohammed bin Salman dan Moon Jae-in
    Mohammed bin Salman dan Moon Jae-in

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap mengabarkan pembicaraan telepon Putra Mahkota Arab Saudi dengan Presiden Korea Selatan. Dalam kontak telepon itu, Putra Mahkota Saudi meminta Seoul membantu memperkuat sistem pertahanan udara negaranya, terutama pasca serangan ke kilang minyak Aramco.

Fars News (18/9/2019) mengutip Yonhap melaporkan, Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman hari Rabu (18/9) melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Korsel, Moon Jae-in. Dalam kontak telepon itu kedua pihak membicarakan serangan terbaru ke kilang minyak Saudi.

Presiden Korsel dan Putra Mahkota Saudi juga menekankan urgensi langkah bersama terkait permasalahan dan krisis global.

Kepada Mohammed Bin Salman, Moon Jae-in menuturkan, serangan ke kilang minyak Saudi bukan saja mengancam Korsel, bahkan mengancam seluruh dunia, dan masyarakat internasional perlu menyelesaikan masalah ini.

Sejumlah kalangan memprotes lemahnya sistem pertahanan udara Saudi dalam menghadapi serangan balasan pasukan Yaman.

Sementara Korsel adalah salah satu pembeli minyak Saudi khususnya pasca sanksi Amerika terhadap Iran, dan terhentinya ekspor minyak Saudi akibat serangan drone Ansarullah Yaman ke kilang minyak Aramco.

Di sisi lain, Korsel adalah konsumen utama energi dunia, dan peningkatan harga minyak dunia dapat berdampak besar pada perekonomian negara itu. (HS)

Tags

Komentar