Oct 20, 2019 19:16 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi ladang minyak.
    Ilustrasi ladang minyak.

Manajer Ladang Minyak Suriah, Ali Ibrahim mengatakan kegiatan pemulihan telah dimulai di ladang minyak dan gas yang dibebaskan di Provinsi Raqqa, Homs dan Hama.

"Sumur minyak dan infrastruktur di fasilitas pengolahan minyak mentah telah hancur, dan jaringan pipa mengalami rusak parah," ujarnya seperti dikutip IRNA, Ahad (20/10/2019).

"Kerusakan ini disebabkan oleh serangan udara koalisi pimpinan AS ketika membom wilayah yang dikuasai Daesh dan hampir semua sumur minyak terkena dampaknya," jelas Ibrahim.

Menurutnya, pemulihan ladang minyak akan membutuhkan banyak pekerjaan dan keterlibatan perusahaan-perusahaan besar.

Dia menuturkan bahwa ladang minyak al-Saura di Raqqa memproduksi sekitar 6.000 barel per hari sebelum perang dimulai di Suriah pada 2011.

Suriah dibuat kacau sejak 2011 dengan kehadiran kelompok-kelompok teroris dukungan Barat dan Arab. Krisis itu membuat ratusan ribu orang tewas dan jutaan lainnya menjadi pengungsi di dalam dan luar Suriah. (RM)

Tags

Komentar