Oct 22, 2019 18:56 Asia/Jakarta
  • Bashar al Assad
    Bashar al Assad

Presiden Suriah Bashar al-Assad menyatakan, medan Idlib merupakan perang paling substansial untuk mengakhiri perang, kekacauan dan terorisme di Suriah.

Menurut laporan IRIB, Bashar al-Assad Selasa (22/10) saat meninjau salah satu medan tempur di selatan Provinsi Idlib seraya mengkritik sejawatnya dari Turki, Recep Tayyip Erdogan menyebut invasi ke wilayah Suriah melanggar kedaulatan neagra ini mengatakan, Turki sebelumnya memangsa pabrik, gandum dan minyak Suriah serta kini juga ingin merampok tanah Suriah.

Assad menyebut perang di timur dan barat Suriah sebagai konspirasi membagi fokus dan kekuatan militer Arab serta menambahkan, menurut pemerintah, seluruh wilayah Suriah sama pentingnya dan militer juga bertindak sesuai dengan prioritas dan kondisi militer di lapangan.

Seraya mengkritik ketergantungan sejumlah pihak Suriah kepada dukungan kosong Amerika, Assad menekankan, hasil dari ketergantungan tersebut saat ini adalah pendudukan sebagian besar wilayah utara Suriah oleh Turki, wilayah yang menurut peta Amerika harus berada di bawah kontrol mereka.

Presiden Suriah seraya menyatakan dukungannya kepada Kurdi Suriah, mengingatkan, "Ketika kita menyaksikan invasi dan pencurian oleh musuh di negara ini, maka kita harus semakin bersatu."

Presiden Assad hari ini juga meninjau front perang terdepan di distrik Hobait di sekitar Idlib, barat laut Suriah.

Provinsi Idlib satu-satunya provinsi Suriah yang masih berada di bawah cengkeraman kelompok teroris dukungan Turki. (MF)

 

Tags

Komentar