Des 10, 2019 11:17 Asia/Jakarta
  • Naftali Bennett
    Naftali Bennett

Surat kabar rezim Zionis Israel, Haaretz menulis, statemen Menteri Perang Israel terkait Iran dan Palestina yang disampaikan tanpa koordinasi dengan militer rezim ini, membangkitkan kemarahan para komandan militer.

Fars News (9/12/2019) melaporkan, Menteri Perang Israel, Naftali Bennett dalam beberapa hari terakhir beberapa kali mengeluarkan pernyataan keras dan ancaman terhadap Iran, ia mengklaim Tel Aviv bisa menyerang kepentingan Iran di kawasan.

Koran Haaretz, Senin (9/12) mengabarkan, statemen Bennett itu dikeluarkan tanpa koordinasi dengan militer Israel, dan mengundang kemarahan para komandan militer rezim ini.

Menurut Haaretz, statemen Bennett itu juga memicu ketegangan di antara kementerian perang dan para komandan militer Israel. Sikap Menteri Perang Israel sangat mengejutkan para komandan militer, mereka menganggap pernyataan Bennett soal perubahan aturan main sebagai penghinaan, dan membahayakan keamanan Israel.

Haaretz menjelaskan, para komandan militer dan pejabat keamanan Israel menggelar pertemuan di Tel Aviv membahas statemen Bennett termasuk ancaman terhadap Iran, perluasan distrik Zionis di Al Khalil, dan perubahan aturan main dengan Hamas dan Jihad Islam.

Para komandan militer Israel menilai pernyataan Naftali Bennett tidak bertanggung jawab. Sebagian komandan Israel yang lain bahkan menuding Bennett tengah berusaha mengecilkan prestasi yang dicapai komandan-komandan Israel sebelumnya seperti Gadi Eizenkot. (HS)

Tags

Komentar