Des 13, 2019 18:16 Asia/Jakarta
  • Aramco, Saudi
    Aramco, Saudi

Para pejabat pemerintah Arab Saudi setelah menyaksikan tanda-tanda Amerika Serikat tidak akan lagi memberikan dukungan yang diperlukan kepada mereka, berusaha memperbaiki hubungan dengan Iran dan semua rival regional lainnya.

Fars News (12/12/2019) mengutip surat kabar Amerika, The Wall Street Journal melaporkan, kekhawatiran atas dampak ketegangan terhadap ekonomi berbasis minyak, memaksa Saudi diam-diam berusaha memperbaiki hubungan dengan Iran dan semua rival kawasannya.
 
Wall Street Journal menulis, motivasi baru Saudi untuk memulihkan hubungan dengan rival-rival regionalnya disebabkan oleh keraguan pejabat Riyadh atas tingkat dukungan Amerika dan semua sekutunya di negara itu.
 
Menurut koran Amerika tersebut, kalkulasi Saudi pasca serangan rudal dan drone ke fasilitas minyak miliknya yang menyebabkan produksi minyak terputus untuk sementara waktu, mengalami perubahan.
 
Pemerintah Amerika menuduh Iran berada di balik serangan ini, namun sebatas tuduhan dan hanya mengirim pasukan tambahan ke Saudi dengan dalih memperkuat militer negara itu.
 
Seorang pejabat Saudi menuturkan, serangan yang terjadi 14 September 2019 adalah faktor yang mengubah aturan main di kawasan.
 
Pejabat Riyadh yang lain mengatakan, Saudi tidak percaya kepada Iran, tapi Riyadh berharap minimal bisa mencapai kesepakatan untuk mencegah kemungkinan serangan baru di masa depan. (HS)

Tags

Komentar