Des 14, 2019 18:16 Asia/Jakarta
  • pasukan UEA di Yaman
    pasukan UEA di Yaman

Salah seorang petinggi gerakan perlawanan Selatan Yaman mengatakan, Provinsi Shabwa yang sama sekali tidak berada di bawah kontrol pasukan Sanaa, sedang diperebutkan oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab karena kekayaannya.

Fars News (13/12/2019) melaporkan, Adel Al Hassani menuturkan, militer UEA tidak punya alasan untuk berada di Shabwa terutama karena di provinsi ini tidak ada pasukan Houthi.

Kepada stasiun televisi Al Jazeera, ia menjelaskan, milisi bersenjata afiliasi UEA secara sengaja berusaha mencapai dua target di Shabwa. Pertama, memprovokasi pasukan Abd Rabbuh Mansour Hadi, kedua, menyebarkan fitnah di antara kabilah-kabilah, namun suku-suku di Shabwa tidak termakan fitnah.

Menurut Adel Al Hassani, karena Shabwa kaya minyak, UEA dan Saudi bersaing memperebutkannya. Lalu apa yang mendorong militer UEA hadir di wilayah-wilayah yang tidak dikuasai pasukan Houthi seperti Shabwa, dan hal ini juga terjadi di sejumlah wilayah lain.

"Shabwa dan wilayah-wilayah serupa di Yaman bukan zona konflik, tapi wilayah infiltrasi, investasi dan minyak," pungkasnya. (HS)

Tags

Komentar