Jan 24, 2020 16:46 Asia/Jakarta
  • Martin Griffiths
    Martin Griffiths

Utusan khusus sekjen PBB untuk Yaman, Martin Griffiths Kamis (23/01) secara terpisah bertemu dengan Sekjen Ansarullah Abdul-Malik Badreddin al-Houthi dan Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, Mahdi al-Mashat di Sanaa.

Seperti dilaporkan IRNA, Griffiths dan Badreddin al-Houthi di pertemuan tersebut membahas krisis kemanusiaan khususnya sikap lamban koalisi Arab Saudi dalam melaksanakan komitmennya terkait pertukaran tawanan dan kendala yang diciptakan negara-negara koalisi Arab di proses upaya penerapan perdamaian di Yaman.

Sementara itu, selama pertemuan Griffiths dengan al-Mashat, kedua pihak membicarakan alasan penangguhan berbagai langkah yang dijanjikan PBB seperti pembukaan Bandara Udara Sanaa.

Al-Mashat di pertemuan ini menekankan, eskalasi operasi permusuhan pasukan bayaran koalisi Arab Saudi di berbagai wilayah Yaman mengakhiri prakarsa perdamaian.

Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab (UEA) dan sejumlah negara lain melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade total negara ini dari darat, udara dan laut.

Perang yang dikobarkan Arab Saudi beserta sekutunya di Yaman sampai saat ini telah menewaskan lebih dari 16 ribu warga Yaman, melukai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan orang mengungsi.

Agresi militer Arab Saudi ke negara miskin Arab ini juga membuat Sanaa mengalami kelangkaan makanan dan obat-obatan.

Arab Saudi beserta sekutunya sampai saat ini gagal meraih ambisinya di Yaman mengembalikan Mansur Hadi ke tampuk kekuasaan berkat pelawanan sengit rakyat dan militer negara ini. (MF)

 

Tags

Komentar