Jan 29, 2020 16:03 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Sayid Ali Sistani.
    Ayatullah Sayid Ali Sistani.

Ulama terkemuka dan Marja' Tinggi Irak Ayatullah Sayid Ali Sistani menyebut Kesepakatan Abad sebagai prakarsa yang pasti akan gagal.

Seperti dilansir IRNA, Ayatullah Sayid Sistani dalam pernyataan pada Selasa (28/1/2020) malam mengecam prakarsa yang dirancang Amerika Serikat bernama Kesepakatan Abad (Deal of the Century).

Dia mengatakan, prakarsa ini telah melukai perasaan ratusan juta bangsa Arab dan umat Muslim di seluruh dunia.

Presiden AS Donald Trump memaparkan Kesepakatan Abad pada Selasa setelah melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu dan dan seorang politisi senior rezim ini, Benny Gantz.

Berbicara di samping Trump di Gedung Putih, Netanyahu mengatakan bahwa Israel juga harus memiliki kedaulatan di Lembah Yordania.

Berdasarkan Kesepakatan Abad, al-Quds akan diserahkan kepada rezim Zionis, pengungsi Palestina di luar negeri tidak berhak kembali ke tanah airnya, dan Palestina hanya terdiri dari wilayah yang tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Banyak tokoh, pejabat politik dan agama di seluruh dunia, terutama umat Islam mengecam prakarsa Kesepakatan Abad.

Pemimpin Gerakan Kebijaksanaan Nasional Irak Sayid Ammar Hakim menegaskan, Kesepakatan Abad merupakan konspirasi berbahaya terhadap stabilitas dan perdamaian dunia.

Dia menuntut Dewan Keamanan PBB dan organisasi-organisasi internasional, Organisasi Kerja Sama Islam dan Liga Arab untuk mengambil kebijakan bersejarah terkait Kesepakatan Abad. 

Sementara para pejabat Hamas menyebut Kesepakatan Abad sebagai tidak masuk akal. Pejabat tinggi Hamas, Khalil al-Hayya menolak Kesepakatan Abad dan menegaskan bahwa ibu kota Palestina adalah al-Quds dan tidak ada lokasi yang bisa menggantikannya.

Ribuan warga Palestina juga menggelar demonstrasi di Jalur Gaza untuk menolak prakarsa Kesepakatan Abad. (RA)

Tags

Komentar