Feb 13, 2020 17:43 Asia/Jakarta
  • Khalil al-Hayya
    Khalil al-Hayya

Anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) saat merespon ancaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, muqawama Palestina siap menghapus Israel dari peta dunia.

Netanyahu baru-baru ini mengkonfirmasi kesiapan Israel melancarkan operasi mengejutkan paling besar terhadap Hamas. "Jika pengiriman balon api dan serangan roket dari Gaza tidak dihentikan, maka operasi ini akan dimulai," tegas Netanyahu.

Seperti dilaporkan IRNA, Khalil al-Hayya Rabu (12/02) sore kepada Netanyahu menekankan, poros muqawama akan mengusir dari tanah air bangsa Palestina.

Al-Hayya seraya menekankan bahwa solusi melawan kesepakatan abad adalah muqawama anti Israel dengan seluruh sarana meminta Otorita Ramallah untuk tidak mengakui Israel dan menghentikan koordinasi keamanannya dengan Tel Aviv.

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini meresmikan proyek kesepakatan abad yang ditujukan untuk menghapus isu Palestina.

Pengakuan Quds sebagai ibu kota Israel, penyerahan 30 persen wilayah Tepi Barat kepada Israel, penolakan kepulangan pengungsi Palestina ke tanah air mereka serta pelutucan senjata Palestina termasuk isi penting kesepakatan abad.

Berbagai negara, tokoh, elit politik dan agama di seluruh dunia khususnya umat Muslim mengutuk rencana AS-Zionis tersebut. (MF)

 

Tags

Komentar