Feb 14, 2020 15:50 Asia/Jakarta
  • Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah
    Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah menyebut Syahid Letjen Qassem Soleimani, komandan Quds Pasukan Garda Revolusi Islam Iran sebagai pejuang yang hadir di masa sulit.

"Syahid Soleimani bukan hanya seorang komandan militer, tetapi juga memahami semua masalah keamanan dan politik," ujar Nasrullah.

"Beliau selalu berada di garis depan bersama front perlawanan dalam perang melawan teroris dan rezim Zionis Israel," tegasnya.

Sekjen Hizbullah Lebanon juga mengungkapkan bahwa Haji Qassem lahir dari sekolah Revolusi Islam Imam Khomeini, dan kelompok-kelompok perlawanan pasti akan melanjutkan jalan, metode, dan perjuangannya.

Nasrullah menekankan bahwa kesyahidan Haji Qassem Soleimani dan Abu Mahdi al-Mohandis mengalirkan darah baru ke pembuluh front perlawanan, termasuk Palestina, Lebanon, Suriah, Irak, Yaman dan Afghanistan.

Komandan pasukan Quds Sepah Pasdaran Iran, Letjen Qassem Soleimani dan Wakil Komandan Hashd al-Shaabi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis bersama sejumlah orang lainnya gugur syahid dalam serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan teroris AS di dekat bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari lalu.

Banyak negara dan lembaga-lembaga dunia mengecam tindakan terorisme Amerika tersebut.(PH)

Tags

Komentar