Feb 19, 2020 19:49 Asia/Jakarta
  • Jaafar Al Husseini
    Jaafar Al Husseini

Juru bicara Kataib Hizbullah Irak mengatakan, pengusiran pasukan Amerika Serikat adalah opsi strategis kelompok-kelompok perlawanan. Menurutnya pasukan Amerika di Irak sekarang berada di bawah kepungan total kelompok perlawanan.

Fars News (19/2/2020) melaporkan, dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Mayadeen, Selasa (18/2) malam, Jaafar Al Husseini menegaskan, jika Amerika bersikeras tetap bertahan di Irak, maka kelompok-kelompok perlawanan Irak akan memilih opsi lain seperti keamanan dan militer.

Ia menambahkan, apa yang tidak diketahui banyak orang, sekarang pasukan Amerika di Irak berada di bawah kepungan total. Mereka tidak bisa lalu lalang di jalan-jalan kota Baghdad. Mereka tidak bisa keluar masuk dari satu pangkalan ke pangkalan lain, kecuali menggunakan helikopter. Mereka tidak bisa mengendarai mobil-mobil bantuan sejumlah perusahaan.

Jaafar Al Husseini menjelaskan, selain itu, pasukan Amerika telah menggunakan banyak mediator untuk meminta waktu kepada Irak, dan berusaha memperpanjang kehadirannya di negara ini, namun kelompok perlawanan menolak permintaan Amerika itu.

"Amerika hanya tahu bahasa kekerasan, mereka melihat kehadiran jutaan rakyat Irak dalam unjuk rasa, tapi tidak memahaminya. Mereka menyaksikan undang-undang disahkan di parlemen Irak, tetap juga tidak paham. Mereka hanya tahu bahasa kekerasan militer," pungkasnya. (HS)

Tags

Komentar