Feb 20, 2020 11:45 Asia/Jakarta
  • Menlu Qatar Mohammad bin Abdulrahman Al Thani
    Menlu Qatar Mohammad bin Abdulrahman Al Thani

Menteri Luar Negeri Qatar mengapresiasi langkah Republik Islam Iran membuka pelabuhan dan bandara udaranya setelah Qatar diblokade.

Seperti dilaporkan Aljazeera Rabu (19/02), Mohammad Abdulrahman Al Thani saat berbicara di Komisi Hubungan Luar Negeri Parlemen Eropa di Brussels mengatakan, "Iran membuka pelabuhannya bagi Qatar setelah Doha diblokade dan mayoritas produk memasuki Qatar dari zona udara Iran."

Mohammad bin Abdulrahman Al Thani menambahkan, "Doha berterima kasih kepada Iran yang tetap bersama Qatar di saat negara ini diblokade."

Menlu Qatar seraya menjelaskan bahwa Doha menjadi korban blokade selama tiga tahun mengungkapkan, Qatar telah memulai perundingan dengan Arab Saudi, namun Januari lalu dialog ini dihentikan tanpa ada penjelasan.

"Qatar mengajak negara-negara Asia Barat untuk meraih sebuah kesepakatan keamanan bersama yang bertumpu pada penghormatan terhadap hak kedaulatan negara serta menghindari intervensi di urusan internal negara lain," papar Mohammad bin Abdulrahman Al Thani.

Arab Saudi bersama Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir sejak Juni 2017 memutus hubungan diplomatiknya dengan Qatar dan memblokade total negara ini.

Arab Saudi menentukan syarat untuk mencabut blokade ini. Di antara syarat tersebut adalah Doha memutus hubungan dengan Tehran, mengakhiri dukungannya kepada Ikhwanul Muslimin dan Hamas, serta menutup jaringan televisi Aljazeera.

Sementara itu, Iran membantu Doha mematahkan blokade ini dengan membuka zona udara dan lautnya bagi Qatar. (MF)

 

Tags

Komentar