Mar 10, 2020 11:37 Asia/Jakarta
  • Benjamin Netanyahu dan Benny Gantz
    Benjamin Netanyahu dan Benny Gantz

Pemimpin Koalisi Biru dan Putih, Benny Gantz, hari Senin, 9 Maret, malam mengumumkan kesepakatan dengan Avigdor Lieberman, pemimpin partai Yisrael Beiteinu untuk membentuk pemerintah koalisi rezim Zionis tanpa Perdana Menteri Zionis Benjamin Netanyahu dan pemimpin partai Likud.

Menurut laporan IRNA, setelah melakukan pertemuan dengan Lieberman, Gantz mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan untuk membentuk pemerintah demi mengeluarkan Zionis Israel dari kebuntuan politik dan mencegah putaran keempat pemilihan parlemen.

Lieberman, di sisi lain, menyebut pertemuan itu sangat baik, dan kegagalan membentuk pemerintah koalisi di wilayah-wilayah pendudukan dan mengadakan pemilihan lagi adalah skenario yang paling buruk.

Avigdor Lieberman, pemimpin partai Yisrael Beiteinu

Lieberman, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu sekutu terdekat Netanyahu untuk membentuk kabinet, dan mantan menteri di kabinetnya yang sebelumnya sebagai menteri perang, telah mundur dari jabatannya setelah faksi-faksi perlawanan Palestina balas menembakkan rudal ke pemukiman-pemukiman zionis.

Dia baru-baru ini justru menjadi musuh nomor satu Benjamin Netanyahu dan menyatakan harapan untuk kemajuan dalam negosiasi di masa depan.

Dalam pemilihan Zionis baru-baru ini (2 Maret), pemilihan ketiga dalam hampir satu tahun di wilayah pendudukan, koalisi sayap kanan partai Likud yang dipimpin oleh Benjamin Netanyahu dengan 58 kursi dan koalisi partai Biru dan Putih yang dipimpin oleh Benny Gantz berhasil meraih 55 kursi di parlemen Zionis Israel.

Sekalipun tak satu pun dari kedua koalisi memenangkan mayoritas 61 kursi Knesset, dan kebuntuan politik akan berlanjut jika partai Avigdor Lieberman tidak bergabung dengan salah satu partai bersaing ini.

Dua pemilu legislatif rezim Zionis sebelumnya juga gagal dan mengarah ke pemilihan ketiga.

Tags

Komentar