Apr 12, 2020 23:42 Asia/Jakarta
  • Pasukan Hizbullah Lebanon
    Pasukan Hizbullah Lebanon

Anggota Dewan Pusat Hizbullah Lebanon mengatakan bahwa sanksi AS dan ancaman rezim Zionis tidak akan bisa menghalangi kemajuan gerakan perlawanan.

Sheikh Nabil Qawuq dalam acara peringatan serangan Israel ke wilayah selatan Lebanon pada  tahun 1996, hari Minggu mengatakan, saat ini rezim Zionis tidak akan berani menyerang, karena gerakan perlawanan berada di puncak kekuatannya.

"Kemajuan kekuatan gerakan perlawanan berhasil mencegah terulangnya kembali kejahatan besar rezim Zionis terhadap bangsa Lebanon," ujar Sheikh Qawuq.

"Hari ini, gerakan perlawanan telah menjadi penghalang kuat bagi mimpi buruk besar rezim Zionis dengan memperkuat kemampuan militer serta kehadiran politiknya yang mampu mengubah perimbangan kekuatan di kawasan," tegasnya.

Pada 18 April 1996, rezim Zionis menyerang wanita dan anak-anak Lebanon yang berusaha menyelamatkan diri di markas PBB di desa Qana, tetapi rezim Zionis memborbardir tempat tersebut.

Investigasi PBB menunjukkan serangan rezim Zionis dilakukan secara sengaja, sehingga kemudian disebut sebagai pembantaian Qana. Meskipun terbukti bersalah, tapi hingga kini tidak ada sanksi yang dijatuhkan organisasi internasional terhadap Israel, karena selalu dibela AS.(PH)

Tags