May 18, 2020 17:21 Asia/Jakarta

Perjuangan rakyat Palestina untuk terbebas dari penjajahan rezim Zionis Israel berlanjut dan terus mengalami perubahan dan kemajuan.

Rakyat Palestina tak mengenal lelah untuk menuntut dan merebut kembali hak-hak mereka yang telah dirampas oleh para penjajah. Dukungan umat Islam dan penuntut kebebasan dunia juga tak pernah pudar.

Hari Quds Sedunia menjadi salah satu kesempatan untuk menyuarakan dukungan tersebut dengan semua kemampuan yang dimiliki.  

Mereka akan meneriakkan penentangan terhadap penjajahan Israel terhadap Palestina pada Pawai al-Quds yang diselenggarakan setiap akhir Jumat pada bulan suci Ramadhan.

Bapak Pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomeini ra menetapkan hari Jumat terakhir setiap bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia. Peringatan Hari Quds tahun ini akan jatuh pada 22 Mei 2020 bertepatan dengan 28 Ramadhan 1441 H.

Namun karena penyebaran virus Corona, COVID-19, Pawai Akbar Hari Quds Sedunia kemungkinan tidak akan digelar dan aksi itu akan digantikan dengan aksi-aksi lain yang menyuarakan kemerdekaan Palestina dan al-Quds.

Aksi memperingati Hari Quds Sedunia juga akan terfokus pada penentangan dan penolakan terhadap Kesepakatan Abad yang diprakarsai oleh Amerika Serikat.

Berdasarkan Kesepakatan Abad, al-Quds akan diserahkan kepada rezim Zionis, pengungsi Palestina di luar negeri tidak berhak kembali ke tanah airnya, dan Palestina hanya terdiri dari wilayah yang tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Kesepakatan Abad merupakan prakarsa pemerintah AS untuk menghapus hak-hak rakyat Palestina. Prakarsa ini dibuat melalui kerja sama dengan sejumlah negara Arab seperti Arab Saudi, Bahrain dan Uni Emirat Arab. (RA)

Tags

Komentar