May 25, 2020 17:26 Asia/Jakarta
  • Kataib Hizbullah Irak
    Kataib Hizbullah Irak

Pejabat intelijen gerakan Hizbullah Irak mengabarkan keterlibatan Arab Saudi dalam pendanaan kelompok-kelompok teroris di Irak. Menurutnya, operasi jihad harus dibawa ke wilayah Saudi, sehingga rezim Al Saud tidak bisa lagi tidur nyenyak.

Hari Jumat (22/5/2020) sebuah file suara berisi percakapan mantan menteri luar negeri Oman dengan mantan pemimpin Libya, Moamar Ghadafi pada tahun 2004, tersebar di media. Dalam percakapan itu, mantan menlu Oman kepada Ghadafi mengatakan, pejabat Saudi memberitahu saya bahwa 4.000 teroris binaan Saudi beraktivitas di Irak.

IRIB (25/5) melaporkan,Abu Ali Al Askari mengatakan, orang-orang bayaran afiliasi Al Saud, dan teroris Daesh berada dalam satu kubu, dan mereka bersama-sama melakukan aksi teror di Irak.

Ia menambahkan, pemerintah dan organisasi kemasyarakatan Irak harus menyeret kelompok-kelompok bayaran Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman seperti stasiun televisi MBC, ke pengadilan. (HS)

Tags

Komentar